Kantor Afdeling 2 PTPN III Huta Padang Pada Jam Kerja Diduga Selalu Kosong

ASAHAN I SUMUT24

Kantor Afdeling (Afd) 2 PTPN III Kebun Huta Padang pada jam kerja tidak ada seorang pun didalam ruangan atau Kosong, Rabu (27/04/2022) sekitar pukul 14.10 Wib.

Hasil pantauan awak media ini bersama rekan seprofesi saat hendak melakukan konfirmasi dengan Asisten Afd 2 PTPN III Kebun Huta Padang tidak menemukan satu orang pun didalam Kantor Afd 2 PTPN III Kebun Huta Padang tersebut, sementara pintu masuk depan Kantor Afd 2 PTPN III Kebun Huta Padang terbuka lebar, dan barang barang berharga seperti laptop dan printer atau barang berharga lainnya terletak diatas meja tanpa penghuni.

“Kami datang ke Kantor Afd 2 PTPN III Kebun Huta Padang ingin ketemu dengan Asisten Afd 2 Kebun Huta Padang ini, yaitu mau menanyakan sesuatu atau yang biasa Kami sebut Konfirmasi, namun sesampai dikantor tersebut sekitar pukul 14.10 Wib, Kami tidak ada menemukan seorang pun didalam Kantor tersebut sementara masih pada jam kerja”, kata Supri Agus yang merupakan Ketua DPC AWDI Asahan.

Masih kata Supri Agus, bukan kali ini aja Kantor Afd 2 PTPN III Kebun Huta Padang Kosong tak berpenghuni. Pada Kamis (21/04/2022) sekitar pukul 14.20 Wib Kami pun pernah datang, namun Kami tidak mendapatkan seorang pun yang beraktivitas didalam kantor Afd 2 itu, alias Kosong dan Kami coba untuk menunggu tetapi sampai satu jam belum ada juga pengawai kantor yang datang.

“Karena sudah dua kali kami merasa kecewa dengan sambutan kantor yang kosong itu dan coba menghubungi Bapak Asisten Afd 2 PTPN III Kebun Huta Padang tetap tak di angkat baik ditelpon atau pun WhatsApp (WA), Kami menduga Asisten Afd 2 Kebun Huta Padang terlalu sepele atau memang sengaja menghindar dari mitra kerja yang ingin mengkonfirmasi”, ucap Supri Agus.

Supri Agus berharap kepada Manager dan juga Askep untuk menegur dan memberi hukuman disiplin kepada yang melanggar aturan bekerja,

“Gimana hasil perusahaan mau baik kalau individu pimpinan di Afdeling 2 Kebun Huta Padang selalu langgar aturan disiplin kerja perkebunan”, pungkas Supri Agus yang didampingi Achyar yang juga profesi jurnalis. (tec)