Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pemadaman Karhutla di Inhu, Titik Api Masih Ditangani
Inhu sumut24.co Personel gabungan yang dipimpin Kodim 0302/Indragiri Hulu terus melanjutkan upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran huta
News
Medan I SUMUT24.co
Baca Juga:
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Arie Wibowo meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan pemerintah setempat mengawasi ketat proses pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) perusahaan tambang emas Martabe milik PT Agincourt Resources di Kabupaten Tapanuli Selatan.
“Pengawasan terhadap proses pengelolaan limbah B3 tambang emas Martabe penting dilakukan secara lebih cermat untuk memastikan apakah PT Agincourt Resources telah melaksanakan peraturan perundang-undangan,†katanya kepada pers di Medan, Kamis.(7/5).
Menurut dia, aktivitas penambangan emas masih menjadi penyumbang terbesar terhadap limbah B3 berupa merkuri.
Menyikapi permasalahan itu, ia menegaskan, setiap bidang usaha penambangan emas yang menghasilkan limbah B3 wajib mengelola limbah tersebut dengan benar dan memantau distribusi pembuangannya.
Limbah B3 Dalam Pengawasan
Dia mengingatkan bahwa kegiatan pengawasan terhadap proses pengelolaan limbah B3 tambang emas Martabe merupakan bagian dari mekanisme evaluasi dan penegakan hukum.
Sebab, lanjutnya, walaupun peraturan dan tatacara pembuangan limbah beracun telah diatur oleh Pemerintah, tetapi dalam prakteknya di lapangan tidak tertutup kemungkinan ditemukan terjadi pencemaran akibat limbah industri pertambangan.
Pengolahan limbah B3 bagi setiap industri tambang bertujuan untuk mengurangi hingga kadarnya seminimal mungkin bahkan jika mungkin menghilangkan kandungan zat-zat beracun yang terdapat di dalam limbah sebelum limbah tersebut dibuang.
Karena itu, Ari meminta pihak PT Agincourt Resources sebagai pengelola tambang emas Martabe agar senantiasa transparan terhadap pengelolaan limbah B3, termasuk mengumumkan secara berkala kepada publik mengenai hasil uji laboratorium air sisa proses yang dialirkan ke Sungai Batangtoru.
Hal ini, kata dia, dimaksudkan untuk meyakinkan masyarakat bahwa air sisa proses yang dialirkan ke Sungai Batang Toru tidak memberikan dampak bagi lingkungan.
“Kami berharap kepada pihak perusahaan harus memperhatikan dan menjaga lingkungan. Silahkan perusahaan semaksimal mungkin meraih hasil, namun tetap memperhatikan kelestarian lingkung,†tuturnya.
Sebelumnya, Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono mengemukakan bahwa pihaknya secara periodik menggelar diseminasi dan sosialisasi kualitas air sisa proses tambang emas Martabe.
Pengaliran air sisa proses tambang emas ke Sungai Batang Toru, katanya, telah memperoleh izin dari Bupati Tapanuli Selatan yang masa berlakunya berakhir pada 21 Maret 2020.
“Tambang emas Martabe selalu berkomitmen untuk menekan dampak lingkungan seminimal mungkin, melalui perencanaan panjang dan cermat,†ujarnya.(red)
Inhu sumut24.co Personel gabungan yang dipimpin Kodim 0302/Indragiri Hulu terus melanjutkan upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran huta
News
Pemprov SumutAS Perkuat Kemitraan Strategis, Buka Peluang Investasi dan Perdagangan Baru
News
Medan sumut24.co Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin Sidang Pantukhir Penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (Ca
News
Bobby Nasution Dukung Rakerwil Abpednas, Dorong Program yang Berdampak bagi Masyarakat Desa
News
Baksoskes HUT ke81 TNI di Wilayah Kodim 0207/Simalungun
kota
Wali Kota membuka Kongres I Gampera dilaksanakan di Gedung Serbaguna
News
Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus, Penumpang Travel Medan Aceh Simpan 480 Gram Sabu di Tempat Khusus
News
sumut24.co ASAHAN, Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan menjadi saksi terjalinnya kebersamaan para pemimpin pengelolaan zakat di Tanah Rakyat
News
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan
kota
Satu Langkah Sebelum Kuliah, Mahasiswa Baru UNPAB Hadapi PraPPKMB 2026
News