Jumat, 29 Agustus 2025

Kematian Rayhan Belum Terungkap Komnas PA Minta Polisi Serius

Administrator - Rabu, 04 Mei 2016 12:08 WIB
Kematian Rayhan Belum Terungkap Komnas PA Minta Polisi Serius

LIMA PULUH | SUMUT24

Baca Juga:

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) pusat Arist Merdeka Sirait didampingi timnya mendesak Polres Batubara untuk menuntaskan kasus kematian bocah 7 tahun, Rayhan,Selasa (3/5) di Mapolres Batubara.

Dalam pertemuan singkat itu, Arist mengatakan bahwa orang tua dan masyarakat kurang mendapat informasi tentang hasil penyelidikan kematian bocah klas satu SD Negeri 010197 Lubuk Cuik Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara itu. Bahkan menilai bahwa pelaku pembunuhan bocah itu tidak akan jauh dan berada disekitar kediaman korban.

“Saya percaya bahwa Polisi Batu bara akan bisa mengungkap kasus Rayhan, karena hari ini masyarakat berharap agar kasus ini terang benderang,” kata Aris.

Menjawab hal itu, Kapolres Batubara AKBP.M. Agung Suyono SiK menjanjikan bahwa Polres Batu bara serius melakukan penyelidikan kasus kematian Rayhan.

“Memang kasus kekerasan terhadap anak-anak di daerah ini sangat urgen, ada anak 4 tahun diperkosa anak 12 tahun, ini semua kita upayakan penyelesaiannya. Termasuk kasus Rayhan ini kita tetap dalami agar kasus bisa terungkap,”kata Kapolres.

Sementara itu Kasat Reskrim AKP.M.Arif Batu bara SH.SiK menjelaskan, kronologis hilangnya pada Selasa (5/4) April bibi korban bersama keluarga melaporkan Rayhan hilang.

Singkat cerita selang tiga hari pada Jum’at (8/4) sekira pukul 15.40 wib. Saya mendapat laporan dari kepala Desa setempat bahwa ada penemuan mayat didalam parit bekoan yang digenangi air berukuran selutut orang dewasa, tepatnya di Afdeling Tiga PTPN IV Perkebunan Tanah Itam Ulu (TIU).

Setelah diperiksa mayat tersebut adalah benar bocah Rayhan yang dilaporkan hilang tersebut.

“Sampai saat ini sudah 7 orang saksi yang kita periksa, bahkan ada sengketa keluarga yang sudah kita dalami, namun belum ada petunjuk tentang kematian bocah Rayhan. Bahkan Kepala Desa Bulan- Bulan sudah mengajak saya untuk mencari petunjuk dari Dukun, namun belum ditemukan petunjuk yang berarti,” jelas Arif.

Pantauan SUMUT24 pertemuan itu selain dihadiri Ketua Komnas PA pusat dan Ketua LPA Batubara Alpian MHI Waka Polres Masana Sembiring S.Sos, Kadis Sosial Drs.Bahrumsyah.

Usai pertemuan, Kapolres Batubara, empat warga desa Bulan Bulan yang mengaku keluarga bocah Rayhan mendatangi Kapolres Batubara.

“Kami berharap agar Polres Batubara bisa membongkar kematian Rayhan,karena kami curiga ada orang di sekitar keluarga yang kami curigai,” kata Warman, kakek Rayhan.(jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Sumut Apresiasi Mahasiswa dan Ojol Gelar Unjuk Rasa Dengan Damai di DPRD Sumut
KEMBALI DIPENTASKAN, ‘BUNGA PENUTUP ABAD’ HADIR DENGAN NASKAH SEGAR DAN PANGGUNG PUTAR
UNIQLO x COMPTOIR DES COTONNIERS Hadirkan Koleksi Fall/Winter 2025: Parisian Chic dalam Sentuhan Modern Tersedia mulai 19 September 2025
Evia Vivi Fortuna, ST.MM, Kadis PUPR: Kabupaten Solok Dapat Prioritas Nasional: DAK 2026 Fokus Kembangkan Infrastruktur Kawasan Produksi Pangan Nasion
All for One, One for All: Polda Sumut Tegaskan Kolaborasi Kunci Berantas Narkoba
Driver Ojol Datangi Mako Brimobda Sumut Doakan Almarhum Affan Kurniawan
komentar
beritaTerbaru