
Kapolda Sumut Apresiasi Mahasiswa dan Ojol Gelar Unjuk Rasa Dengan Damai di DPRD Sumut
Kapolda Sumut Apresiasi Mahasiswa dan Ojol Gelar Unjuk Rasa Dengan Damai di DPRD Sumut
kotaLIMA PULUH | SUMUT24
Baca Juga:
- Kapolda Sumut Apresiasi Mahasiswa dan Ojol Gelar Unjuk Rasa Dengan Damai di DPRD Sumut
- KEMBALI DIPENTASKAN, ‘BUNGA PENUTUP ABAD’ HADIR DENGAN NASKAH SEGAR DAN PANGGUNG PUTAR
- UNIQLO x COMPTOIR DES COTONNIERS Hadirkan Koleksi Fall/Winter 2025: Parisian Chic dalam Sentuhan Modern Tersedia mulai 19 September 2025
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) pusat Arist Merdeka Sirait didampingi timnya mendesak Polres Batubara untuk menuntaskan kasus kematian bocah 7 tahun, Rayhan,Selasa (3/5) di Mapolres Batubara.
Dalam pertemuan singkat itu, Arist mengatakan bahwa orang tua dan masyarakat kurang mendapat informasi tentang hasil penyelidikan kematian bocah klas satu SD Negeri 010197 Lubuk Cuik Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara itu. Bahkan menilai bahwa pelaku pembunuhan bocah itu tidak akan jauh dan berada disekitar kediaman korban.
“Saya percaya bahwa Polisi Batu bara akan bisa mengungkap kasus Rayhan, karena hari ini masyarakat berharap agar kasus ini terang benderang,” kata Aris.
Menjawab hal itu, Kapolres Batubara AKBP.M. Agung Suyono SiK menjanjikan bahwa Polres Batu bara serius melakukan penyelidikan kasus kematian Rayhan.
“Memang kasus kekerasan terhadap anak-anak di daerah ini sangat urgen, ada anak 4 tahun diperkosa anak 12 tahun, ini semua kita upayakan penyelesaiannya. Termasuk kasus Rayhan ini kita tetap dalami agar kasus bisa terungkap,”kata Kapolres.
Sementara itu Kasat Reskrim AKP.M.Arif Batu bara SH.SiK menjelaskan, kronologis hilangnya pada Selasa (5/4) April bibi korban bersama keluarga melaporkan Rayhan hilang.
Singkat cerita selang tiga hari pada Jum’at (8/4) sekira pukul 15.40 wib. Saya mendapat laporan dari kepala Desa setempat bahwa ada penemuan mayat didalam parit bekoan yang digenangi air berukuran selutut orang dewasa, tepatnya di Afdeling Tiga PTPN IV Perkebunan Tanah Itam Ulu (TIU).
Setelah diperiksa mayat tersebut adalah benar bocah Rayhan yang dilaporkan hilang tersebut.
“Sampai saat ini sudah 7 orang saksi yang kita periksa, bahkan ada sengketa keluarga yang sudah kita dalami, namun belum ada petunjuk tentang kematian bocah Rayhan. Bahkan Kepala Desa Bulan- Bulan sudah mengajak saya untuk mencari petunjuk dari Dukun, namun belum ditemukan petunjuk yang berarti,” jelas Arif.
Pantauan SUMUT24 pertemuan itu selain dihadiri Ketua Komnas PA pusat dan Ketua LPA Batubara Alpian MHI Waka Polres Masana Sembiring S.Sos, Kadis Sosial Drs.Bahrumsyah.
Usai pertemuan, Kapolres Batubara, empat warga desa Bulan Bulan yang mengaku keluarga bocah Rayhan mendatangi Kapolres Batubara.
“Kami berharap agar Polres Batubara bisa membongkar kematian Rayhan,karena kami curiga ada orang di sekitar keluarga yang kami curigai,” kata Warman, kakek Rayhan.(jo)
Kapolda Sumut Apresiasi Mahasiswa dan Ojol Gelar Unjuk Rasa Dengan Damai di DPRD Sumut
kotaKEMBALI DIPENTASKAN, &039BUNGA PENUTUP ABAD HADIR DENGAN NASKAH SEGAR DAN PANGGUNG PUTARJakartaSumut24.co Berbahagialah dia yang makan d
NewsUNIQLO x COMPTOIR DES COTONNIERS Hadirkan Koleksi Fall/Winter 2025 Parisian Chic dalam Sentuhan Modern Tersedia mulai 19 September 2025 Jak
NewsEvia Vivi Fortuna, ST.MM, Kadis PUPR Kabupaten Solok Dapat Prioritas Nasional DAK 2026 Fokus Kembangkan Infrastruktur Kawasan Produksi Pan
kotaAll for One, One for All Polda Sumut Tegaskan Kolaborasi Kunci Berantas Narkoba
kotaDriver Ojol Datangi Mako Brimobda Sumut Doakan Almarhum Affan Kurniawan
kotaPolda Sumut Gelar Diskusi Publik Bidang Humas, Bahas Strategi Media di Era Digital
kotaDPD Golkar Sumut Berhasil Juarai Pileg, Syamsuar Luar Biasa, Kami Akan Contoh Prestasi Ijeck
Newssumut24.co Hans Silalahi SH selaku kuasa hukum Ny. Mimi Herlina Nasution, protes keras dan mempertanyakan kapasitas Tjong Budi Priyanto unt
kotaPengadilan Negeri Suka Makmue Laksanakan Pencocokan Objek Eksekusi
News