Jumat, 29 Agustus 2025

Kawal Ganja 30 Kg Asal Aceh Oknum TNI Nangis Ditangkap Polisi

Administrator - Senin, 02 Mei 2016 11:53 WIB
Kawal Ganja 30 Kg Asal Aceh  Oknum TNI Nangis Ditangkap Polisi

MEDAN | SUMUT24 Petugas Unit Reskrim Polsek Delitua dan Polresta Medan berhasil mengamankan tiga orang pengedar daun ganja kering yakni, pasangan suami istri (pasutri) berinisial SR dan suaminya SJ serta seorang oknum TNI AD, Sertu J dan menyita 30 bal ganja seberat 30 Kg, di Jalan Bunga Rampai, Medan, Jumat (29/4) malam.

Baca Juga:

Sertu J merupakan oknum TNI AD yang bertugas di Azendam Kodam I/BB. Dalam jumpa pers yang digelar di Polresta Medan, Sabtu (30/4) siang, oknum TNI berbadan gempal, dan berambut cepak itu tampak menangis tersedu-sedu lantaran merasa malu.

“Selain pasutri, SR dan SJ, seorang tersangka oknum TNI aktif inisialnya Sertu J, turut ditangkap,” kata Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, didamping Dandim 02/01 BS Kolonel (Inf) Maulana Ridwan dalam keterangan persnya di Mapolresta Medan.

Dijelaskannya, atas penangkapan ini, pihak kepolisian akan menyerahkan Sertu J ke Pom Dam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Oknum TNI (Sertu J-red) nantinya akan diserahkan ke Pom. Sedangkan pasutri, SR dan SJ dilakukan pemeriksaan intensif,” tandas Mardiaz.

Lanjut dikatakan Mardiaz, Sertu J dalam kasus peredaran 30 kg ganja ini diketahui berperan sebagai orang yang mengawal pengiriman ganja dari Aceh tersebut menuju Binjai.

“Hasil penyidikan ada seorang bandar memesan barang ke Aceh. Dari Aceh, ke Tiga Binanga. Jadi Sertu J bertugas hanya mengawal. Dari situ, Sertu J mendapat upah Rp2 juta sekali kawal,” kata Kapolresta Medan.

Sertu J ketika ditanya wartawan, menjawab kalau dirinya baru dua kali mengawal pengiriman ganja, dan mendapat upah Rp2 juta. Atas penangkapan terhadap oknum TNI itu, Polisi juga mengamankan barang bukti sepucuk senjata api rakitan jenis FN.

Sementara Dandim 02/01 BS Kolonel (Inf), Maulana Ridwan mengatakan pihaknya akan memberikan tindakan tegas sesuai dengan perbuatan oknum tersebut. “Yang jelas ada prosesnya, setelah ini ditindak lanjuti, dia berbuat begini berarti siap menerima hukuman. Hukumannya ya, pemecatan,” tandas Maulana yang terlihat berang atas keterlibatan oknum TNI AD dalam kasus peredaran narkoba.

Intinya tegas Maulana, ketahuan tertangkap proses sampai pemecatan, sudah tidak ada toleransi, yang ada serahkan ke Pom dan proses seberatnya,” sebutnya Dandim 02/01 BS Kolonel (Inf), Maulana Ridwan.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kejati Sumut Geledah Kantor PTPN I, Usut Dugaan Korupsi Penjualan Aset Triliunan Rupiah
Cinta Berujung Maut,Janda Muda di Palas Tewas di Tangan Sang Mantan
RS Metta Medika Tuai Sorotan, Komisi Tiga DPRD Padangsidimpuan Segera Panggil Pihak Manajemen dan Gelar RDP
Dukung Program Pemerintah, Polsek Batunadua dan Warga Pudun Julu Padangsidimpuan Tanam Jagung Pipil
AKBP Wira Prayatna Tekankan Pentingnya Kualitas Panen di Program Jagung Ketapang kota Padangsidimpuan
Kunjungan Wabup Madina ke desa Adianjior, Atika Nasution : Program PKK Benar-Benar harus Dirasakan Masyarakat
komentar
beritaTerbaru