Kamis, 23 Juli 2026

Tim Reserse Polres Nias Ringkus 3 Pelaku Pembunuh Sadis Kepala Desa di Nias

Administrator - Kamis, 03 Januari 2019 14:17 WIB
Tim Reserse Polres Nias Ringkus 3 Pelaku Pembunuh Sadis Kepala Desa di Nias

NISEL | SUMUT24.co

Baca Juga:
Tiga tersangka pembunuh sadis, Benasokhi Zai Kepala Desa Tagaule, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias berhasil ditangkap Tim Reserse Polres Nias. Benasokhi Zai tersebut ditemukan tewas terbunuh, Selasa (01/01). Mirisnya, para pelaku pembunuhannya bukan orang jauh dia adalah adik ipar korban berinisial AL (44) bersama dua orang keponakannya berinisial OL (15) dan DL (18). Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan ketika dikomfirmasi wartawan tentang kasus pembunuhan  tersebut membenarkannya dan ketiga tersangka sudah kita amankan, ungkapnya ketika bertemu wartawan didepan Ruangan Humas Polda Sumut, Kamis (03/01) petang sekira pukul 16.00 Wib. “Ketiga pelaku yang merupakan ayah dan anak telah ditangkap. Motif penganiayaan yang mengakibatkan kematian ini diduga akibat dendam lama antara korban dengan pelaku.

Lanjut AKBP Deni, pembunuhan sadis ini berawal saat korban melintas di depan rumah pelaku berinisial AL. Ketika itu, korban berhenti dan terlibat cekcok mulut dengan pelaku.

Tak lama kemudian, pelaku AL pun masuk ke dalam rumah dan mengambil parang. Selanjutnya mengejar korban lalu membacoknya.

“Kedua anak laki-laki pelaku yang masih duduk di bangku sekolah juga ikut membantu ayahnya menghabisi pamannya. Mereka membacok korban berulang kali secara brutal, hingga korban tak bernyawa,” jelas Kapolres Nias ini.

Kemudian ujar AKBP Deni, ketiga pelaku langsung melarikan diri ke dalam hutan. Sementara masyarakat yang melihat kejadian ini lalu melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Mendapatkan laporan, petugas kita langsung melakukan pengejaran dan berhasil meringkus ketiga pelaku selang lima jam setelah kejadian,” terang Kapolres.

AKBP Deni mengaku, selain mengamankan ketiga pelaku, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti, seperti tiga buah parang berukuran 40 cm, serta baju korban dan para pelaku yang terdapat bercak darah.

“Kepada ketiga pelaku, kita jerat dengan Pasal 170 Ayat 2 ke 3e atau Pasal 351 Ayat 3 dari KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkasnya.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kadis Koperasi dan UKM Sumut: 17.994 Koperasi Jadi Pilar Penguatan Ekonomi Rakyat, UMKM Tembus 1,4 Juta Unit
Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
Pemkab Madina Siapkan Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD, BRI hingga Pusat Rehabilitasi Masuk Rencana
MAHAJAYA Jadi Wadah Persatuan Marga Harahap, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Sambut Sinergitas Baru
Nashya Balqish Efendvy Siregar Harumkan Nama Medan, Juara I Desain Poster FLS3N Sumut
Polres Tapsel Raih Nilai IKPA Sempurna 100 dari Kemenkeu, AKBP Anton Santoso: Bukti Komitmen Kelola Anggaran Secara Transparan
komentar
beritaTerbaru