Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:Warga Jalan Eka Suka Raya, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor tersentak heboh melihat temuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan dalam kemasan plastik berwarna merah. Bayi malang yang sudah tidak bernyawa ini awalnya ditemukan oleh pencari rongsokan didalam Pos Penjaga Malam, kemudian dilaporkan kepada warga setempat. Kapolsek Delitua Kompol BL Malau kepada wartawan mengatakan, mayat bayi perempuan yang ditemukan warga tersebut tepatnya pada hari, Sabtu (24/11) sore. “Di duga mayat bayi tersebut baru lahir, karena masih dilengkapi dengan ari-ari. Untuk proses penyelidikan, mayat bayi itu sudah dibawa ke rumah sakit Bayangkara,” ungkap Kompol BL Malau.
- Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
- Pemkab Madina Siapkan Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD, BRI hingga Pusat Rehabilitasi Masuk Rencana
- MAHAJAYA Jadi Wadah Persatuan Marga Harahap, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Sambut Sinergitas Baru
Kompol BL Malau menjelaskan, temuan mayat perempuan ini berawal dari laporan tiga orang warga masing-masing bernama Kamal Helmi (17) warga Jalan Eka Suka II, Raihan Aulia (16) warga Jalan Eka Suka IV, dan Adi Wijaya (20) warga Jalan Eka Rasmi, ketiga orang warga ini sedang nongkrong di Pos Kamling dekat lokasi penemuan mayat tersebut.
Ketika mereka nongkrong datang dua orang tukang rongsokan (botot) yang tidak dikenal melewati mereka dan mengatakan kepada ketiganya bahwa ada bangkai di Pos Jaga Malam tidak jauh dari mereka nongkrong.Mendengar hal itu lanjut BL Malu, ketiga warga ini pun langsung bergegas melihat isi plastik warna merah yang diletak di Pos jaga malam tersebut. Setelah plastik dibuka ketiganya pun dikagetkan, karena ternyata isi dalam kantong plastik tersebut adalah mayat orok yang masih merah.
“Setelah itu ketiga saksi lalu memberitahukan kepada masyarakat dan kepada Kepala Lingkunga (Kepling) bernama Suyadi. Dimana laporan itu lalu diteruskan ke Polsek Delitua,” jelasnya.
Mendapatkan informasi dari warga tersebut, pihak kita personel Polsek Delitua yang dipimpin oleh Kanit Reskrim langsung menuju lokasi penemuan mayat bayi. Selanjutya, usai dilakukan olah TKP, jenazah bayi malang tersebut langsung diboyong ke ruang instalasi forensik RS Bhayangkara, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, guna keperluan penyelidikan.
“Untuk keperluan penyelidikan pihak kita juga sudah meminta keterangan dari 4 orang warga sebagai saksi atas penemuan bayi tersebut, untuk selanjut kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Karena kuat dugaan mayat bayi malang ini sengaja dibuang oleh orang tua nya. Terang Kapolsek Delitua ini.(W05)
Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
kota
Pemkab Madina Siapkan Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD, BRI hingga Pusat Rehabilitasi Masuk Rencana
kota
MAHAJAYA Jadi Wadah Persatuan Marga Harahap, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Sambut Sinergitas Baru
kota
Nashya Balqish Efendvy Siregar Harumkan Nama Medan, Juara I Desain Poster FLS3N Sumut
kota
Polres Tapsel Raih Nilai IKPA Sempurna 100 dari Kemenkeu, AKBP Anton Santoso Bukti Komitmen Kelola Anggaran Secara Transparan
kota
Pria 44 Tahun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bertransaksi Sabu,Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Sita Barang Bukti 1,36 Gram
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Sambangi KPPN, Bahas Penguatan Sinergitas dan Koordinasi Kelembagaan
kota
Di Hari Bhakti Adhyaksa 2026, Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Sambangi Kejari Tapsel, Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Narkoba
kota
Momen Hangat! Kapolres Padangsidimpuan Datangi Kejari, Bawa Surprise di Hari Bhakti Adhyaksa
kota
Rapat Paripurna DPRD Tapsel Soroti APBD 2025, Gus Irawan Ungkap Capaian Keuangan Daerah yang Positif
kota