Selasa, 07 April 2026

Usut dugaan Korupsi di PTPN IV Adolina

Administrator - Jumat, 09 November 2018 15:44 WIB
Usut dugaan Korupsi di PTPN IV Adolina

MEDAN | Sumut24.co

Baca Juga:

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Medan melakukan aksi unjuk rasa di dua tempat berbeda yaitu di Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Jumat (09/11/2018).

 

Aksi yang dilakukan para aktivis mahasiswa ini terkait adanya dugaan kerugian Negara dan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan ditubuh anak perusahaan PTPN 4 yaitu perkebunan Adolina.

 

Mereka menuding telah terjadi teori konsfirasi yang dilakukan manager dengan KTU dalam pengeluran uang kas yang tertuang bukti pengeluaran kas No. K08/018/2018 tanggal 4 Agustus 2018 No Rekg. : 151.19 hal Pembayaran biaya bantuan sosial untuk Kejaksaan Serdang Bedagai untuk bulan Juli sebesar Rp15 juta, Bukti Pengeluaran kas No. : K06/009/2018 No. Rekg : 151.19 hal Pembayaran Uang daging hari besar keagamaan bulan Juni 2018 tanggal 4 Juni 2018 sebesar Rp 30 juta, Bukti Pengeluaran Kas No : K05/038/2018 tanggal 5 Mei 2018.

 

No. Rekg. : 151.19 hal Pembayaran pengeluaran uang untuk bulan Ramadhan 1439 H sebesar Rp 30 juta, Bukti Pengeluaran Kas No. : K05/037/2018 No. Rekg 151.19 Hal Pembayaran pengeluaran uang untuk biaya MTSI Kebun Adolina bulan April 2018 sebesar Rp 20 juta, total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 95 juta.

 

Massa aksi juga meminta agar aparat penegak hukum segera melakukan pemeriksaan terhadap oknum pejabat yang bertanggungjawab dalam permasalahan ini.

 

“Kami meminta penegak hukum segera melakukan pemeriksaan. Karena jika dibiarkan dikawatirkan akan terus terjadi hal hal yang mengarah pada kerugian Negara, “ teriak koordinator aksi Khoirul Huda Lubis dalam orasinya.

 

Selain itu, massa juga meminta perhatian kusus terhadap Kejati Sumut yang diduga adanya aliran dana mengalir ke Kejari Sergai melalui bidang pengawasan untuk memeriksa orang nomor satu di Kejari Sergai tersebut.

 

“Untuk Kejati Sumut melalui bidang pengawasan agar memeriksa Kejari Sergai karena kami duga adanya aliran dana ke tubuh Adhiyaksa tersebut,” teriak Khoirul lagi.

 

Diakhir aksinya, massa mengancam jika permasalahan ini tidak dapat diselesikan maka PMII Medan akan melakkukan aksi yang lebih besar dan mengadukan permasalahan ini ke Mabes Polri, Kejagung dan KPK di Jakarta. (rel/lnc/W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Kota Medan Berlanjut, Rico Waas Hadiri Paripurna Jawaban Fraksi DPRD Medan
Beri Hunian Yang Lebih Layak, Wakil Wali Kota Medan Sarankan Apersi Bangun Rumah Susun Bagi Warga Pinggiran Sungai
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
Berbagi Berkah di Awal Syawal, PLN UIP SBU Dan YBM PLN Perkuat Sinergi Dan Kepedulian Sosial
Bupati Labuhanbatu Mutasikan Dokter Gigi Dari Puskesmas Negeri Lama, Warga Kecewa
komentar
beritaTerbaru