Jumat, 24 Juli 2026

28 Korban Penipuan Berkedok MLM Dijemput Keluarga

Administrator - Selasa, 07 Agustus 2018 14:51 WIB
28 Korban Penipuan Berkedok MLM Dijemput Keluarga

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Pasca pengungkapan praktik penipuan dengan modus MLM, Kapolsek Medan Helvetia Kompol Hj Trila Murni menyampaikan bahwa mulai, Senin (6/8) malam kemarin, keluarga para korban penipuan PT Amoeba Internasional mulai berdatangan.

Kedatangan para keluarga tidak lain untuk melakukan penjemputan terhadap anak-anaknya maupun sanak keluarga yang jadi korban penipuan MLM berkedok menjual Cakra Plus tersebut.

“Dari total 42 korban, sudah 28 di antaranya dijemput pihak keluarga dan 14 orang korban lagi yang belum dijemput pihak keluarga,” kata Kompol Trila, Selasa (7/8).

“Respon cepat pihak keluaga korban yang dengan cepat datang dan melakukan penjemputan, kita ucapkan terima kasih. Karena banyak keluarga yang datang dari luar daerah,” ucapnya.

Lanjut dijelaskan, Kompol Hj Trila, Polsek Medan Helvetia sudah berkoordinasi dengan Polda Sumut dan Polrestabes Medan, agar turun membantu menyelesaikan permasalahan.

“Kasus ini mungkin akan dilimpahkan ke Polda Sumut. Kita akan minta petunjuk bagaimana proses selanjutnya, bilamana ada dari korban yang merasa keberatan,” katanya.

Orang nomor satu di Mapolsek Medan Helvetia ini menambahkan, diantara ke 14 orang korban yang belum dijemput, beberapa diantaranya belum bisa dipulangkan, dengan alasan korban juga termasuk pelaku yang sampai saat ini masih dimintai keterangannya.

Terkait pelaku yang diduga pemimpin PT Amoeba Internasional di Medan, Friska Ronita Ambarita sebagai Ketua atau Top A Plan, yang katanya masih training di Kota Bandung, sampai saat ini belum ada tanggapan.

“Belum ada jawaban maupun etikat baik sama sekali dari PT Amoeba Internasional sampai sekarang. Jadi kita masih akan bertanggungjawab terhadap kebutuhan para korban selama 2 hari terakhir ini,” ujarnya.

“Kebanyakan para korban dijemput sekitar pukul 22.00 WIB tadi malam. Karena keluarga kebanyakan dari luar daerah seperti Dairi, Balige dan setelah mendengar kabar langsung berangkat menjemput,” jelas Kompol Hj Trila.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Disdik Sumut Dukung Kejuaraan Catur SIWO PWI–STOK Bina Guna 2026, Alexander Sinulingga: Bentuk Karakter dan Jauhkan Siswa dari Kenakalan Remaja
Di Ajang PRSU ke-50, Kabupaten Asahan Tampilkan Pesona 14 Etnis dan Kekayaan Produk Unggulan
Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
JAM PMII Kecam Manuver Nusron Wahid dan KH Zulfa: "Jangan Jadikan Sumut Arena Transaksi Politik!"
Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa
Bupati Taufik Buka Rakerkab KORPRI Asahan, Perkuat Integritas ASN demi Pelayanan Prima
komentar
beritaTerbaru