Kondisi Sehat Keponakan Walikota Tebing Tinggi Masih Ditahan di Mapolda Sumut
Kondisi SehatKeponakan Walikota Tebing Tinggi Masih Ditahan di Mapolda Sumut
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Rudi Guru Singa (33) warga warga Dususn Timbang Lawen Tengah, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Pancur Batu tersangka pelaku penggorok leher, KS alias Bunga (13) seorang pelajar Kelas 1 SMP akhirnya diringkus Tim Pegasus Polsek Kutalimbaru Polrestabes Medan, Kamis (2/8) petang.
Pelaku (Rudi-red) saat dintrogasi pihak kepolisian mengaku, jika tindakan keji dengan menggorok leher korbanya lantaran hasrat pelaku yang sudah klimaks ditolak oleh korban untuk melakukan hubungan intim.
“Lehernya saya gorok, karena saya kesal dengan permintaan saya untuk melakukan oral sex,” kata pelaku dihadapan Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu.
Masih pengakuan pelaku, sebelum menggorok leher korbanya, pelaku yang keseharianya sebagai penarik becak bermotor (parbetor), baru selesai menonton film porno saat mangkal menunggu penumpang melalui rekaman video dari HP.
Kemudian tidak lama berselang, ketika pelaku selesai menonton film porno, korban datang dan meminta diantar pulang kepada pelaku dengan betor.
“Sebelumnya, saya baru saja selesai menonton film porno melalui HP. Lalu, tidak lama kemudian, dia (korban-red) meminta kepada saya menumpang diantar pulang,” ucap pelaku.
Didalam perjalanan, pelaku yang sudah klimaks akibat menonton film porno, pelaku tidak bisa menahan konak diotaknya saat memandang wajah dan tubuh korban. Sehingga timbul niat pelaku untuk menyetubuhi korban.
“Karena klimaks, dan sudah tidak lagi bisa menahan hasrat biologis, saat melintas diperladangan sawit, dengan ancaman pisau yang saya bawa, dia (korban-red) saya ajak untuk berhubungan badan. Tapi, karena dia (korban-red) menolak melakukan oral sex, lehernya langsung saya gorok,” sebutnya dengan santai.
Usai menggorok leher korban, pelaku yang menduga korbannya sudah tewas, kemudian meninggalkan korban begitu saja diperladangan sawah melanjutkan aktivitas seperti biasa dengan menarik betor.
“Setelah dia (korban-red) saya tinggalkan, saya kembali menarik becak. dan dalam persembunyian, saya selalu berpindah-pindah tempat dari satu pangakalan betor kepangkalan betor lainya. Dan waktu di depan Olimpia Plaza, saya ditangkap polisi,” ujarnya kepada Media Group SUMUT24, Kamis (2/8) malam setelah diamankan Tim Pegasus Polsek Kutalimbaru.
Sementara, Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH menjelaskan, atas perlakuan dan tindakan kekerasan, untuk pelaku dijerat dengan Pasal 81 Sub 82 UU 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, tegas AKP Martualesi Sitepu.(W02)
Kondisi SehatKeponakan Walikota Tebing Tinggi Masih Ditahan di Mapolda Sumut
kota
MBG di MIN 6 Kota Medan Mendadak Terhenti, Orang Tua Murid Pertanyakan Sikap Kepala Sekolah ?
kota
Medan sumut24.co Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Pemuda Karya Nasional (PKN) Kota Medan melaksanakan penyembelihan hewan qurban pada peraya
kota
Medan Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengapresiasi semangat dan kepedulian kader Pemuda Pancasila dalam pelak
News
MEDAN, SUMUT24.CO Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026 dimaknai sebagai ajang memperkuat nilai kepedulian sosial, kebersamaa
News
STM Masjid Istiqomah Laksanakan Qurban, Sembelih 5 Ekor Kambing dan 3 Ekor Lembu
kota
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan bersama Wakil Bupati Asahan melepas secara resmi Pawai Malam Takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idu
News
sumut24.co ASAHAN, Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Peternakan dan K
News
Ibu Cahaya dalam Kehidupan
kota
sumut24.co ASAHAN, Isu dugaan korupsi senilai Rp3,7 miliar bersanding dengan pelanggaran berat pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Berac
News