Kejari Asahan Bagi Takjil ke Masyarakat dan Buka Puasa Bersama Insan Pers Pererat Silaturahmi
sumut24.co ASAHAN, Dalam suasana penuh kehangatan di Bulan Ramadhan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Asahan bagi bagi takjil kepada masyarakat d
News
Baca Juga:
Kepada awak media beberapa waktu lalu, Indra menegaskan penolakannya terhadap pembongkaran masjid karena diduga berdiri diatas tanah wakaf yang dilindungi Undang-Undang Wakaf.
Menurutnya, masjid tidak boleh dipindahkan untuk kepentingan komersial., Lanjutnya Indra menyebut pihak pengembang beralasan telah membangun masjid pengganti di Desa Sampali, di atas tanah garapan. Namun hal itu tetap ditolak warga karena dinilai bertentangan dengan ketentuan wakaf.
"Masjid itu pasti tanah wakaf. Dalam Undang-Undang Wakaf jelas, rumah ibadah tidak boleh dipindahkan untuk kepentingan pengembang. Kalau untuk fasilitas umum seperti sekolah, jalan, atau rumah sakit masih bisa. Tapi ini untuk kepentingan komersial, jadi kami menolak," ucap Indra.
Ia mengungkapkan, sebagian bangunan masjid sudah mulai dibongkar, seperti pencabutan pengeras suara. Pembongkaran itu diduga dilakukan oleh pihak pengembang. Menurutnya, penolakan tersebut membuat dirinya dan warga dianggap berseberangan.
"Sudah beberapa kali kami diminta tidak ikut campur memperjuangkan masjid itu. Bahkan kami pernah ditawari uang ratusan juta, tapikami menolak karena ini rumah ibadah," katanya.
Dijelaskan Indra, peristiwa pembakaran mobil miliknya terjadi pada Kamis (8/1/2026) dini hari. Ia mengaku sebelumnya datang ke masjid sekitar pukul 23.00 WIB hingga 00.30 WIB untuk memberikan dukungan moral kepada pengurus masjid, menyusul adanya kabar rencana perusakan masjid dan ancaman terhadap marbot.
"Marbot sempat diancam agar meninggalkan masjid. Mereka tidak pakai alat berat, tapi diduga menggunakan cara-cara preman. Marbot bilang mereka mengasah parang," ucapnya sembari membeberkan, sekitar pukul 01.30 WIB, Indra mendapati mobilnya dalam kondisi terbakar. Ia sempat melihat dua orang pria melarikan diri dari lokasi kejadian.
"Ada rekaman CCTV dan sempat terdengar ledakan. Mungkin dari botol berisi minyak itu. Saya tidak punya masalah dengan pihak lain, jadi saya meyakini kejadian ini berkaitan dengan penolakan pembongkaran masjid," ujarnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan Indra. "Akan kita tindak lanjuti," katanya.(W02)
sumut24.co ASAHAN, Dalam suasana penuh kehangatan di Bulan Ramadhan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Asahan bagi bagi takjil kepada masyarakat d
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri buka puasa bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumat
kota
Bupati Kabupaten Solok Kunjungi Mushola Al Furqon Saniang Baka
kota
Bupati Solok Serahkan Bantuan Sembako dan Bedah Rumah dari Baznas kepada Warga Saniang Baka
kota
Jakarta, Sumut24.co Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia yang juga Ketua Harian DPP GERTASI (Gerakan Tani Syarikat Islam), Andi Yuslim Patawari,
News
Jakarta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pelaksanaan Ship to Ship (STS) Transfer
Ekbis
Medan, Sumut24.co Kapolda Sumatera Utara Whisnu Hermawan Februanto menggelar kegiatan buka puasa bersama insan pers di Sumatera Utara. Kegia
News
BAKOPAM Sumut Salurkan Santunan Janda dan Anak Yatim di Ramadhan ke22
kota
sumut24.co POLDASU, Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan Silaturahmi Polda Sumut Bersama Media dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fit
kota
Silaturahmi Kapolda Sumut dengan Media, Pererat Sinergi Sambut Idul Fitri 1447
kota