Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Baca Juga:
- Sutrisno Pangaribuan: Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
- PLN UIP SBU Dan Kanwil BPN Sumatera Utara Perkuat Sinergi Percepatan Pengadaan Lahan Infrastruktur Ketenagalistrikan
- JMSI Sumut dan Sumut 24 Group Mendukung Kota Medan menjadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Rakernas APEKSI XVIII
Keduanya datang tidak sendiri. Mereka didampingi Kuasa Hukumnya, Riki Irawan, S.H., M.H., serta sejumlah rekan sesama jurnalis.
"Kami datang untuk mengantarkan surat pemberitahuan aksi damai dari para jurnalis Sumut yang tergabung dalam Trituwa," ujar Riki kepada wartawan usai menyerahkan surat tersebut di Mapolda Sumut.
Menurut Riki, aksi massa itu akan digelar Rabu, 15 Oktober 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, tepat di depan Mapolda Sumut.
"Dalam aksi nanti, kami membawa tiga tuntutan besar," tegasnya.
Riki menjabarkan, tuntutan pertama: usut tuntas dan tangkap para pelaku penganiayaan, intimidasi, serta pemukulan terhadap kliennya. Kedua: usut dugaan keterlibatan oknum aparat kepolisian yang diduga membekingi perusahaan PT Universal Gloves (UG). Ketiga: copot Kapolsek Patumbak dan Kanit Reskrim sebagai bentuk tanggung jawab moral atas lambannya penanganan kasus.
"Kasus ini sudah terlalu lama. Para pelaku masih berkeliaran bebas, sementara korban adalah jurnalis yang sedang menjalankan tugas," kata Riki dengan nada keras.
Sebelumnya, berbagai aliansi jurnalis di Sumut telah mengecam keras aksi kekerasan yang menimpa dua wartawan tersebut.
Keduanya dipukul dan diintimidasi oleh sekelompok pria yang diduga preman bayaran dari pihak perusahaan PT Universal Gloves, saat meliput aksi demo warga di depan pabrik yang berlokasi di Jalan Pertahanan, Dusun I, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Senin (06/10/2025) lalu.
Korban Elin Sahputra dan Dedi Irawandi Lubis telah resmi melaporkan kejadian itu ke Polsek Patumbak pada Selasa dini hari (07/10/2025), sekitar pukul 00.00 WIB, didampingi kuasa hukum mereka.
"Malam itu juga, kedua korban langsung menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara," tambah Riki.
Namun hingga kini, pelaku belum juga ditangkap, bahkan masih terlihat bebas berkeliaran di sekitar perusahaan tempat kejadian.
Kondisi itu menimbulkan tanda tanya besar tentang keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani kasus kekerasan terhadap insan pers.
Aksi damai "Trituwa" yang akan digelar pekan ini disebut sebagai peringatan keras bagi aparat penegak hukum dan perusahaan agar tidak lagi mengintimidasi wartawan di lapangan.
"Jurnalis bekerja untuk menyampaikan fakta kepada publik, bukan untuk dipukul atau diancam. Jika aparat diam, maka solidaritas pers akan berbicara!" tutup Riki dengan tegas.(W02)
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro&039 wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
kota
Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
kota
Kabar Baik! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Kantongi Dukungan Gubsu Bobby Nasution, Huntap dan Infrastruktur Masuk Prioritas
kota
Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Anak, Sekda Padangsidimpuan Salurkan Bantuan dari Kemensos
kota
Sekda Padangsidimpuan dan Pemprov Sumut Turun Tangan, Pembangunan Huntap Palopat Pijor Koling Dikebut
kota