8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:
Pantauan di lokasi, tim KPK tiba sekitar pukul 09.30 WIB menggunakan empat unit mobil dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian bersenjata lengkap. Rumah berwarna putih hitam itu jadi saksi bisu upaya serius KPK dalam membongkar dugaan praktik kotor di balik proyek infrastruktur jalan.
Kepala Lingkungan 3, Dambon Siregar, yang turut menyaksikan proses penggeledahan, mengungkapkan bahwa seluruh bagian rumah diperiksa secara menyeluruh oleh penyidik.
"Semua kamar digeledah. Bahkan brankas yang ada di dalam rumah pun dibuka, tapi sudah kosong," ujar Dambon kepada sejumlah wartawan yang menunggu di luar pagar rumah Kirun.
Dari rumah tersebut, KPK membawa sejumlah barang bukti yang cukup mencengangkan. Di antaranya adalah iPhone 7, beberapa bukti tanda terima uang, dan yang menjadi sorotan adalah sebuah buku hitam yang disebut-sebut berkaitan dengan catatan keuangan penting milik Akhirun Piliang.
Buku ini diduga menyimpan informasi krusial terkait aliran dana proyek-proyek strategis yang selama ini digarap PT DNG.
Sekitar pukul 11.55 WIB, tim KPK akhirnya meninggalkan rumah tersebut, masih dalam kawalan ketat, dengan membawa hasil penggeledahan menggunakan kendaraan dinas mereka.
Untuk diketahui, PT Dalihan Natolu Grup milik Akhirun Piliang sedang menjadi sorotan karena disebut-sebut menguasai sejumlah besar proyek pembangunan infrastruktur di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), termasuk proyek jalan yang kini rusak parah.
Banyak pihak menduga ada pengaturan proyek dan mark-up anggaran yang melibatkan oknum dinas terkait dan pihak swasta, termasuk PT DNG dan PT RN
Nama Akhirun Piliang mencuat setelah dirinya ikut terjaring dalam OTT yang juga menjerat mantan Kadis PUPR Sumut, Topan Ginting (TOP). Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sejumlah uang tunai dan dokumen penting yang kini jadi bahan penyidikan lanjutan.
Yang menarik, aksi penggeledahan KPK RI di rumah Kirun ini menyedot perhatian warga sekitar. Banyak warga berkumpul di sekitar lokasi, sebagian mengabadikan momen dengan kamera ponsel. Beberapa bahkan menyebut rumah itu selama ini tampak tertutup dan jarang dikunjungi tamu.
"Aku pikir cuma rumah biasa, ternyata bos besar tinggal di situ. Baru tahu kalau beliau yang punya banyak proyek di Sumut," ujar salah satu warga yang ikut menonton dari pinggir jalan.
Drama OTT di Madina oleh KPK RI menjadi menarik sorotan dan perhatian publik sampai nasional, dimana pusaran ini selain KPK RI menangkap 5 tersangka dan gelar gelar yang diluar nalar seperti Ketua kelas dan bendahara kelas,nama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasional (BN) juga Ikut terseret.zal
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport