Lebih dari 4.300 Jamaah Padati Iktikaf Malam ke-25 Ramadan di Masjid Agung Medan
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
NewsMEDAN | SUMUT24 Minimnya memahami adat dan budaya di kalangan remaja, serta pergaulan bebas anak yang tidak terkontrol orang tua, salah satu faktor terjadinya pernikahan di usia dini dari hubungan sex secara bebas.
Baca Juga:
- Lebih dari 4.300 Jamaah Padati Iktikaf Malam ke-25 Ramadan di Masjid Agung Medan
- Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H-7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
- Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
Ungkapan itu dikatakan, Shakila Oktarika salah seorang model yang baru bergabung dikomunitas ModelMedan kepada SUMUT24, Rabu (4/10) saat ditemui di Medan Resort City, Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor.
“Sex bebas di Sumatra Utara khusunya di Kota Medan sudah tidak rahasia umuma. Sehingga, faktor yang mengarah kepada pernikahan diusia dini yang dapat merusak masa depan para remaja, seperti sudah menjadi kebutuhan,” ujarnya.
Menurutnya lagi, sex bebas terjadi juga di karenakan oleh faktor film porno yang beredar di media sosial. Sehingga, banyak remaja yang melihat, dan ingin melakukanya, meski awalnya hanya coba-coba.
Manisnya rayuan pria hidung belang yang akan haus sex sambung Shakila, bagi kaum wanita yang minim akan iman, dan tidak memandang negatip, pasti sudah menjadi sasaran tepat pria hidung belang.
Ditambahkannya, untuk kalangan wanita model, bukanlah jaringan prostitusi online, meski banyak masyarakat yang memandang kalau model wanita adalah negatif, karena memandang dengan cara berpakainnya.
“Mskipun cara berpakain yang sexi, model tidak terpengaruh dengan sex bebas. Mereka hanya menampilkan pose yang sexi, dan memiliki gestur yang menggoda saja. Karena model mempunyai seni yang menampilkan pose lekukan postur tubuh yang hindah,” tuturnya.
Rika berharap kedepanya para remaja dapat mengetahui cara bergaul yang baik dan terarah, agar tidak merugikan diri sendiri dan dapat membanggakan orang tua.
“Insya Allah kedepannya masyarakat dapat memahami perbedaan kalangan prostitusi online dengan kalangan model. Banyak diluar sana yang menggunakan pakaian tertutup, tapi tingkah lakunya berbuat dan melakukan hal yang negatif, mungkun dengan cara seks bebas,” pungkasnta.(W02)
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News
Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusant
kota
Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama masyarakat desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang J
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT , Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI Atas Kine
News
Board of Peace Diplomasi Realistis Indonesia dalam Mendorong Perdamaian Global Oleh Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E.(Mahasiswa Doktoral Ilmu
Profil
Polres Sergai Bagikan 300 Takjil Ramadhan, Wakapolres Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara
kota
Jelang Idul Fitri 1447 H, SPPG Desa Suka Jadi Salurkan Ribuan Paket Istimewa MBG untuk Ribuan Penerima
kota
Banda Aceh Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim
News
Ketua MPC PP Kota Medan Berikan THR Untuk Ketua & Sekretaris Ranting Pemuda Pancasila se Kota Medan
Kota