Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Serdang Bedagai-Sumut24
Baca Juga:
Sebanyak 12 Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kompak rame rame mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sergai, senin (1/8). Kedatangan para Kades tersebut bukan untuk melakukan aksi demo namun untuk menemani istrinya (ketua PKK Desa-red) saat dipanggil dan diperiksa oleh penyidik di Kejari Sergai.
Pantauan dilokasi, para Kades tersebut tampak sibuk mondar mandir dikantor Kejari Sergai dengan menggandeng para istrinya yang akan diperiksa, bahkan ada juga para Kades tersebut yang memberikan support kepada sang istri yang takut untuk diperiksa.
Selain memeriksa ketua PKK, pihak kejaksaan juga memanggil dan memeriksa Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Pantai Cermin. Ketua PKK serta Ketua BPD ini diperiksa diruangan Kasi Intelijen (Kasiintel) Kejari Sergai sejak pagi hingga sore hari.
Pemeriksaan terhadap Ketua PKK Desa dan ketua BPD tersebut diduga terkait masalah pelesiran ke Bandung bulan lalu yang menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp 10 juta per orang. Diduga keberangkatan para ketua PKK dan Ketua BPD ke Bandung dengan dalih peningkatan SDM ini terlalu besar sehingga diindikasikan ada dugaan Mark’up.
Menurut informasi, selain 12 orang Ketua PKK dan 12 orang Ketua BPD yang diperiksa, pihak Kejari Sergai juga akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Ketua PKK dan Ketua BPD se-Kabupaten Sergai.
Salah seorang Kades yang enggan menyebutkan namanya saat dikonfirmasi enggan memberikan komentar, dan hanya mengatakan dirinya hanya menemani istri yang mendapat panggilan dari pihak Kejari Sergai. “Gak ada apa apa, Cuma nemani istri ajaâ€jawabnya singkat.
Sementara itu, Salah satu ketua BPD yang juga enggan menyebutkan namanya mengatakan, bahwa pemeriksaan tersebut terkait bimtek kebandung beberapa bulan lalu. Dan sepengetahuan nya keberangkatannya ke Bandung dirinya hanya menerima uang saku saja sedangkan untuk yang lain lain tidak diketahuinya.
“Yang kami tahu hanya uang saku yang kita terima, sedangkan untuk yang lainnya Cuma Kepala Desa yang tau, karena Kades langsung yang memberikannya ke BPMPD Sergaiâ€ujarnya.
Sementara itu, Kasiintel Adi Candra SH saat dikonfirmasi terkait pemeriksaan kepada Ketua PKK Desa dan Ketua BPD se-Kecamatan Pantai Cermin belum bias dimintai keterangannya.
Perlu diketahui, pada bulan lalu pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Sergai bekerjasama dengan LPPM Universitas Jendral Ahmad Yani (UNJANI) Bandung untuk melakukan pelatihan peningkatan SDM bagi para Ketua BPD dan Ibu PKK Desa.
Dalam pelesiran tersebut, ada sebanyak 237 orang Ketua PKK Desa dan 237 orang Ketua BPD se-Kabupaten Sergai yang diberangkatkan dengan menggunakan anggaran ADD dari masing masing Desa sebesar Rp 10 juta perorang.(Bdi)
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Bank Sumut Gandeng Tiga LPKSO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
kota
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
News
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
kota
Polsek Medan Area Tangkap Sekuriti Rampas HP Wanita Lansia saat Duduk di Kursi Roda
kota
3 Korban Tewas Ledakan Grand Polonia Teridentifikasi
kota
sumut24.co MedanWanita Karo Indonesia (WKI) berkolaborasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen RI menggelar Seminar Dialog Interaktif di Kanto
Umum
Monthly Upgrade Academy Perkuat Pemahaman Sejarah dan Nilai Luhur UNPAB sebagai Fondasi Kemajuan Institusi
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyerahkan hadiah kepada lima wajib pajak asal Kota Tanjung
News