Rabu, 10 Juni 2026

Tebing Tenggelam, Ini Kata Gubsu Edy Penyebabnya

Administrator - Sabtu, 28 November 2020 18:42 WIB
Tebing Tenggelam, Ini Kata Gubsu Edy Penyebabnya

 

Baca Juga:

TEBINGTINGGI I Sumut24.co Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyebutkan tanggung jebol Sungai Sei Padang, Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan menjadi penyebab banjir besar yang terjadi di Kota Tebingtinggi, Sabtu (28/11/2020).

Usai mengecek langsung kondisi tanggul, Edy menyebut ada 50 meter tanggul yang jebol di lokasi tersebut.

“Kondisi air tinggi, tapi ada kelemahan di situ yakni tanggul 50 meter. Tanggulnya jebol sehingga air masuk ke wilayah Tanjung Marulak,” tuturnya kepada tribunmedan.id, Sabtu (28/11/2020).

Dikatakannya, solusi yang akan dilakukan melakuan normalisasi sungai bersama Balai Wilayah Sungai.

 

“Ada kejanggalan sungai ini nanti setelah normalisasi. Air itulah yang harus kita evaluasi dilakukan bersama-sama dengan BWS,” ungkap Edy.

Gubernur Sumut terpantau hadir sekitar pukul 14.33 WIB di Jalan Sudirman Kelurahan Sei Padang Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi.

Gubsu langsung menaiki perahu karet bersama Walikota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan Kapolres Tebingtinggi

Edy Rahmayadi tampak memantau kondisi dari tanggul Sungai Sei Padang, Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan.(red)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
DPRD Medan Apresiasi Kerja Keras Tim PLN Transmisi Pulihkan Listrik Sumut
BEI Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Perusahaan Tercatat Melalui Public Expose Live 2026
Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison Kolaborasi dalam Meningkatkan Jaringan 5G di Indonesia serta Hadirkan Layanan Berbasis AI
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air: Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
komentar
beritaTerbaru