Tinjau Museum Simalungun, Bupati Simalungun: Pelestarian Sejarah dan Budaya sebagai Fondasi Utama Pembangunan Daerah
Tinjau Museum Simalungun, Bupati Simalungun Pelestarian Sejarah dan Budaya sebagai Fondasi Utama Pembangunan Daerah
kota
Medan I SUMUT24.CO Beredarnya video pemberitaan terkait minimnya perhatian pejabat pemerintah Kota Medan terhadap Arry Darma, seniman pembuat Monumen Guru Patimpus, ternyata menggugah hati Ketua DPRD Medan, Hasyim SE.
Baca Juga:
- Tinjau Museum Simalungun, Bupati Simalungun: Pelestarian Sejarah dan Budaya sebagai Fondasi Utama Pembangunan Daerah
- Peringatan Hari Lansia Ke 30, Bupati Simalungun: "Lansia Adalah Sumber Semangat Generasi Muda"
- Martinijal Zakiyuddin Harahap Ajak Warga Medan Terapkan Pola Hidup Sehat Dalam Keseharian
Pada Rabu (23/9) didampingi Ketua Biro Hukum PDIP Medan beserta sejumlah staffnya, Hasyim datang “membezuk†pak Arry Darma di rumah kediamannya di kawasan Bangunsari, Tanjung Morawa.
Inilah satu-satunya kunjungan yang pernah terjadi dari pejabat di Kota Medan terhadap seniman pembuat monument Guru Patimpusitu setelah 45 tahun lamanya patung itu berdiri dan diresmikan pada tahun 1975.
Dalam pertemuan yang berlangsung lebih satu jam itu, selain menyatakan permohonan maafnya, Hasyim juga menyampaikan rasa hormat dan terimakasihnya pada Arry Darma yang telah merancang dan membuat monumen Guru Patimpus yang merupakan Bapak Pendiri Kota Medan itu.
Menurut Hasyim, apa yang sudah dikerjakan Arry Darma sejatinya memberi manfaat besar bagi warga Kota Medan tentang siapa sebenarnya tokoh yang mendirikan kota ini. “Monumen itu jadi pengingat sejarah bagi semua warga kota Medan,†katanya.
Dengan hanya mengenakan celana pendek, Pak Arry Darma sendiri, yang tak menduga kalau akan disambangi Ketua DPRD Medan, mengaku kaget dan tak menduga kalau ada pejabat Kota Medan yang masih mau membezuknya.
“Saya sungguh merasa terhormat karena bapak telah berkenan berkunjung ke rumah saya. Tapi maaf, beginilah keadaannya,†ujarnya sambil mempersilahkan para tamunya itu duduk beralaskan tikar pelastik di ruang tamunya.
Kepada Hasyim, Arry Darma pun menceritakan bagaimana proses ketika dulu dia membuat patung Guru Patimpus. “Saya baca buku-buku sejarah. Saya pun bertanya dengan orang-orang,†kata pelukis yang kini berusia 81 tahun itu.
“Selain Patung Guru Patimpus, di Medan ada satu lagi patung yang saya buat, yakni Patung Djaga Depari,†tambahnya.
Kepada Hasyim, Arry Darma menyebut, selain monumen Guru Patimpus, ia sebenarnya juga membuat buku Komik tentang Guru Patimpus.
“Dua tahun saya kerjakan buku komik ini. Tapi sampai sekarang belum juga bisa diterbitkan,†katanya sambil menunjukkan dummy buku yang sudah siap cetak itu.
Hasyim sangat mengapresiasi buku karya Arry Darma itu dan berjanji untuk mencarikan sponsor bagi penerbitannya.
“Kita akan coba bantu untuk mencari pihak yang bersedia menerbitkannya. Ini buku bagus agar orang-orang tau sejarah,†katanya.
Mengakhiri kunjungannya, Hasyim menyerahkan sekedar tali asih pada seniman lukis yang sudah sakit-sakitan itu. “Ini ada sekedar taliasih dari kami, pak. Jangan dinilai dari jumlahnya, tapi anggaplah sebagai bentuk kepedulian kami,†katanya. (red)
Tinjau Museum Simalungun, Bupati Simalungun Pelestarian Sejarah dan Budaya sebagai Fondasi Utama Pembangunan Daerah
kota
Peringatan Hari Lansia Ke 30, Bupati Simalungun "Lansia Adalah Sumber Semangat Generasi Muda"
kota
sumut24.co MedanMenjaga kesehatan bukan lagi sekadar pilihan atau tren sesaat, melainkan sebuah kebutuhan mutlak di tengah tantangan zaman
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari bertambahnya
kota
sumut24.co MedanWali Kota Pematang Siantar, Wesly Silalahi SH MKn menyaksikan langsung Pagelaran Seni dan Budaya yang menampilkan muda mud
Umum
Wali Kota diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan menghadiri acara Penyaluran Bantuan Rehabilitasi Sosial Dasar TA 2026
kota
Kominfo melaksanakan Penandatanganan Komitmen Bersama Mendukung Dashboard Satu Data untuk Peningkatan Kualitas Layanan Publik
kota
Brankas di Kafe de&rsquoClan Signature Dibongkar, Penyidik Temukan Tumpukan Uang
kota
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat TNI, Muncul Berbagai Spekulasi
kota
Rumah Digusur Bupati, Ibu Ponisah Ngadu ke Hamdani Syahputra Saat Reses Tahap II
kota