Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Medan | SUMUT24 Mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Provinsi Sumut, Eddy Syofian dituntut hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan. Selain tuntutan hukuman badan, Eddy Syofian juga dikenakan membayar uang pengganti sebesar Rp1,1 miliar subsider 2 tahun kurungan. Mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Firman Halawa membuat Eddy Syofian yang duduk di kursi pesakitan PN Medan, Senin (30/5) itupun hanya tertunduk dan menggelengkan kepalanya beberapa kali. Dia juga sempat berdiskusi dengan tim pengacaranya. Saat itu terlihat jelas ekspresi wajah Eddy Syofian yang gemetar dan pucat.
Baca Juga:
Begitu sidang bubar dan Bang Eddy dibawa jaksa ke ruang sementara sebelum dibawa kembali ke Rutan Tanjung Gusta, langsung dikerubuti wartawan. Tak seperti biasanya, kali ini Bang Eddy tak melayani pertanyaan wartawan yang meminta tanggapannya terkait tuntutan JPU. “No comment, no comment ya,†katanya berlalu.
“Eddy Syofian dinyatakan telah bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana bantuan sosial (Bansos) Pemprovsu Tahun Anggaran (TA) 2012-2013 dengan kerugian Negara mencapai Rp 1,1 miliar. Untuk itu diminta kepada mejelis hakim agar menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan kepada terdakwa,” kata Jaksa Penuntut Umum, Rehulina Purba SH, Ingan Purba SH dan Firman Halawa SH, dalam amar tuntutannya yang dibacakan di hadapan Majelis hakim diketuai Marsudin Nainggolan, kemarin.
Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Medan pada Pengadilan Negeri Medan itu, Eddy Syofian juga disebutkan agar membayar uang pengganti sebesar Rp1,1 miliar subsider 2 tahun kurungan.
Artinya, apabila terdakwa Eddy Sofyan tidak dapat membayar uang pengganti sebesar Rp1,1 miliar, maka harta bendanya akan disita. “Jika harta benda Eddy Sofyan tidak mencukupi untuk membayar kerugian negara, maka ditambah hukuman penjara selama 2 tahun,” jelas JPU.
“Perbuatan terdakwa Eddy Syofian itu dinyatakan melanggar pasal 2 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU No.20 tahun 2002 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” terang JPU.
Dalam tuntutan Jaksa itu juga disebutkan, adapun rincian kerugian negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana bantuan sosial (Bansos) Pemprovsu itu, di antaranya penyaluran dana hibah yang tak sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sebesar Rp 150 juta. Selain itu, dana yang tidak sesuai dengan yang dipertanggungjawabkan sebesar Rp55 juta, penerima yang tidak diketahui atau fiktif sebesar, Rp790 juta dan penerima yang tidak mempertanggungjawabkan dana yang diterima Rp150 juta.
Usai jaksa membacakan tuntutannya, majelis hakim pun menunda sidang pada Minggu depan dalam agenda pledoi (pembelaan) dari panisehat hukum terdakwa. Sementara itu, terdakwa Eddy Sofyan ditanyai perihal tuntutan tersebut, enggan memberikan tanggapan. “No comment ya,” ucap Eddy Sofyan seusai sidang. (R04)
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis
kota
El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai tidak melarang para pedagang berjualan di kawasan AlunAlun Sultan Abdul Jali
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan relokasi sementara Chapel USU sebagai bagian dari penataan dan renovasi fasili
kota
Dibekali Pembekalan Digital, 39 Duta Pramuka Padang Lawas Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII Cibubur
kota
Adu Jeli dan Kekuatan, Ratusan ASN Pemkab Madina Semarakkan Lomba Tradisional HUT ke81 RI
kota
Bukan Cuma Kenyang, Pemko Padangsidimpuan Soroti Asupan Gizi Korban Bencana Lewat Bantuan Telur dan Kacang Hijau
kota
Hemat Biaya Tanam dan Panen, Petani Tapsel Terima Bantuan Traktor dan Mesin Perontok Padi
kota
Geger Penemuan Jasad Wanita di Bukit Simarsayang Padangsidimpuan, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
kota