LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
TAPSEL-SUMUT 24 Pembangunan Revitalisasi Pasar Situmba di Dusun Gunungtua Baringin, Desa Situmba, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), diduga tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). Akibatnya, menimbulkan kerugian negara senilai Rp400 juta.
Baca Juga:
- LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
- Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
- PLN Perkuat Kapasitas Masyarakat Sekitar PLTA Asahan 3 Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu
Kepada wartawan, kemarin sore (27/5), Kapolres Tapsel AKBP Rony Samtana mengatakan, proyek Pasar Situmba merupakan pelaksanaan program revitalisasi pasar tradisional menggunakan anggaran tahun 2014, berasal dari APBN dari Kementrian Koperasi RI senilai Rp900 juta dengan mekanisme swakelola, dikerjakan oleh Koperasi Wanita Saroha.
“Kita melakukan penyidikan tindak pidana korupsi ini sejak naik sidik tertanggal 3 Februari 2016. Dari hasil pemeriksaan BPKP dugaan kerugian negara senilai Rp400 juta,” ujar Rony didampingi Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, AKP Jama K Purba dan Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, Said Harahap.
Menurutnya, dalam pelaksaan proyek tersebut dihibahkan kepada Koperasi Wanita Saroha yang diketuai Nurhayati. “Para pihak yang kita duga terlibat dalam penyelewengan dana proyek tersebut diantaranya mantan Kepala Dinas Koperindag Tapsel dan pengurus Koperasi Wanita Saroha,” katanya.
Pekan depan, kata Kapolres, pihaknya akan melakukan penetapan tersangka. “Dari hasil penyidikan kita hingga saat ini, dalam sangkaan kita yang diduga terlibat kuat di Dinas Koperindag adalah mantan Kadis Koperindag yang sekarang menjabat sebagai Kadis Kehutanan Tapsel yakni Awaluddin Sibarani, sedangkan dari Koperasi Wanita Saroha adalah Nurhayati,” jelasnya.
Disinggung mengenai kemungkinan adanya tersangka lain, Kapolres mengaku pihaknya masih terus melakukan penelusuran. “Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya karena kita masih terus mendalaminya, karena semuanya tergantung dari hasil proses penyidikan,” tutur mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.
Rony menambahkan, sepanjang tahun 2016 pihaknya sedang sidik 4 hingga 5 kasus tipikor dan yang sudah naik sidik 2 kasus. “Setelah kita perkuat betul minimal dua alat buktinya, kita akan menginformasikannya kepada masyarakat,” pungkas Kapolres. (indra)
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam upaya mendorong minat mahasiswa menjadi entrepreneur, Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) Universitas
kota
sumut24.co TOBA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utar
News
sumut24.co Labuhanbatu , Mengedarkan narkoba, Tri Putra alias Putra (30) warga Dusun Suka Mulia, Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jumat (26/6/2026). Sekita
News
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota
PT Jasamarga Kualanamu Tol Pertahankan Kinerja Positif dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan Sepanjang Tahun 2025
kota
Bentrok Mencekam di Areal PT Bridgestone Berujung Pembakaran Kendaraan.
kota