Kamis, 05 November 2026

Putus Penyebaran Covid-19,  Gubernur Edy Minta Bupati dan Walikota Paksakan Rakyat untuk Tetap di Rumah

Administrator - Selasa, 24 Maret 2020 12:46 WIB
Putus Penyebaran Covid-19,   Gubernur Edy Minta Bupati dan Walikota  Paksakan Rakyat untuk Tetap di Rumah

Putus Penyebaran Covid-19,

Baca Juga:

Gubernur Edy Minta Bupati dan Walikota

Paksakan Rakyat untuk Tetap di Rumah

 

MEDAN I SUMUT24.co

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta seluruh Bupati dan Walikota se-Sumut untuk memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Sumut dengan memaksakan rakyat untuk tetap di rumah.

 

Hal ini ditegaskan Gubernur Edy Rahmayadi melalui teleconferensi dengan 33 Bupati/Walikota se-Sumut di Rumah Dinas Gubernur Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (24/3). Hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut R Sabrina dan Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan.

 

“Banyak yang belum mentaati imbauan pemerintah. Akibatnya jumlah yang kita pantau bertambah. Memutus mata rantai ini salah satunya adalah memaksakan rakyat untuk tetap di rumah. Kita contohkan pada masyarakat bahwa ini yang terbaik untuk rakyat,” tegas Gubernur.

 

Sebagai contoh misalnya Kota Medan, Gubernur melihat masih banyaknya keramaian yang dilakukan masyarakat, baik siang hari atau malam hari. Edy Rahmayadi meminta Pemko Medan untuk dapat bekerja sama dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk segera menertibkan hal ini. Begitu juga dengan Bupati/Walikota lainnya.

 

Dalam arahanya, Edy juga meminta pada seluruh Bupati/Walikota untuk segera melakukan relokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 secepatnya dan segera membahas anggaran ini dengan DPRD dan dilakuakan secara prosedur dengan pedoman Permendagri. Selain itu meminta Kabupaten/Kota untuk segera mendata dengan pasti rakyat menengah ke bawah akibat dampak Covid-19.

 

Edy Rahmyadi juga mengingatkan pada Kabupaten/Kota yang memiliki pelabuhan untuk dapat memantau arus masuk orang. Dalam waktu dekat sekitar 4.000 orang yang keseluruhan TKI Sumut akan kembali ke Sumut.

 

“Yang paling utama untuk menyiapkan tempat isolasi nantinya dan jangan sampai ini lolos. Perhatian kita pada Kabupaten Batubara dan Kota Tanjungbalai yang memiliki pelabuhan. Peran bapak bupati saya harap ini dilakukan. Saya mengingatkan kondisi kita saat ini juga dialami oleh dunia. Kita harus menyikapi secara mandiri dan punya kreativitas semuanya untuk rakyat Sumut,” katanya.

 

Dalam kesempatan itu juga, Edy Rahmyadi menginformasikan bahwa Sumut akan memperoleh tes cepat (rapid test) Covid-19 dari pemerintah pusat sebanyak 3600 unit dan alat pelindung diri (APD) sebanyak 175.000 untuk tenaga medis, yang nantinya akan disalurkan keseluruh Kabupaten/Kota di Sumut.(w03)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
EPG Resmi Jadi Wali Nagari, Syafni Nola Putri Titip Pesan Penting: Banyak PR Menanti Aie Dingin!
Momen Peringatan Hari Sumpah Pemuda,BRI BO Sibuhuan Perkuat Pengabdian Layanan
Sumut Jadi Titik Awal Gerakan Nasional Pesantren Bebas TBC, Tiga Wakil Menteri Pukul Beduk di Deli Serdang
Suksesi Kepemimpinan Organisasi Pendiri Golkar: SOKSI Sumut Resmi Buka Pendaftaran Calon Ketua Jelang Musda XII
Insiden Penurunan Bendera Bintang Bulan di Pulo Kenari Berujung Rusuh, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia dan Puluhan Luka-luka
PACITAN MARSUDI BUDAYA
komentar
beritaTerbaru
PACITAN MARSUDI BUDAYA

PACITAN MARSUDI BUDAYA

PACITAN MARSUDI BUDAYA 1.Dhandhanggula PAKASA Pang Pacitan Paguyuban Kawula winarni, Kraton Surakarta Hadiningrat, Pang Pacitan sinebute,Wus

Umum