LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
- Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
- PLN Perkuat Kapasitas Masyarakat Sekitar PLTA Asahan 3 Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu
Sepertinya program Wali Kota Medan dalam mempermudah pengurusan e-KTP bagi warganya, terhambat dengan adanya pemadaman listrik. Meski sudah memakai genset, namun tetap saja pembuatan e-KTP tidak bisa berjalan. Pasalnya, jika listrik padam otomatis layanan internet e-KTP juga tidak terkoneksi.
Kejadian ini seperti yang terpantau wartawan SUMUT24 di kantor Camat Medan Kota, Selasa (17/5), warga yang hendak mengurus e-KTP harus rela menunggu sampai listrik kembali menyala.
Saat ditemui, Camat Medan Kota, Drs Syahrul Rambe MAP, mengatakan saat ini pengurusan e-KTP tidak pernah terkendala, kecuali jika terjadi pemadaman listrik. Sebab jika listrik padam, biasanya jaringan internet e-KTP pusat juga terganggu.
“Kita genset ada, tapi percuma karena layanan internet e-KTP pusat tidak terkoneksi. Jadi data warga tidak bisa dikirim secara online,” katanya.
Menurutnya, sejauh ini pihak kecamatan melalui Pemko Medan telah memberitahu masalah ini ke pusat, namun sejauh ini belum ada perubahan terkait gangguan koneksi tersebut.
“Peralatan pembuatan e-KTP di Kecamatan Medan Kota cukup lengkap, disini ada kamera, tanda tangan dan sidik jari elektronik, lalu iris mata rekam,” ungkapnya.
Sejauh ini pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk mempermudah pengurusan e-KTP dengan menggelar sosialisasi, penataan, arahan, dan membuat spanduk-spanduk di setiap kecamatan.
“Kita telah membuat arahan dan beberapa spanduk dalam mempermudah masyarakat mendapatkan informasi,” katanya.
Terkait adanya oknum yang melakukan pungli, Syahrul mengatakan nantinya ada sanksi yang akan diberikan sesuai dengan arahan Wali Kota Medan. “Kalau ada kepling atau oknum lainnya yang melakukan pungli maka jabatan akan menjadi taruhannya,” tambahnya.
Sejauh ini pihak Kecamatan Medan Kota dalam sehari bisa memproses 20 sampai 30 e-KTP. Syahrul mengaku hingga saat ini proses pembuatan e-KTP sudah berjalan hingga 75 persen.
“Kita berharap dalam mensukseskan program ini, kita meminta untuk jajaran di Kecamatan Medan Kota untuk mengingatkan aparat dan kepling untuk menjemput bola bagi warga yang ingin mengurus KTP. Jadi jangan hanya diam dan menunggu,” tegas Camat Medan Kota. (W07)
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam upaya mendorong minat mahasiswa menjadi entrepreneur, Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) Universitas
kota
sumut24.co TOBA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utar
News
sumut24.co Labuhanbatu , Mengedarkan narkoba, Tri Putra alias Putra (30) warga Dusun Suka Mulia, Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jumat (26/6/2026). Sekita
News
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota
PT Jasamarga Kualanamu Tol Pertahankan Kinerja Positif dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan Sepanjang Tahun 2025
kota
Bentrok Mencekam di Areal PT Bridgestone Berujung Pembakaran Kendaraan.
kota