Selasa, 03 November 2026

Tokoh Nasional Gus Sholah Telah Tiada, Ini Sejumlah Kiprahnya

Administrator - Minggu, 02 Februari 2020 17:28 WIB
Tokoh Nasional Gus Sholah Telah Tiada, Ini Sejumlah Kiprahnya

 

Baca Juga:

Jakarta I SUMUT24.co Innalillahi wainna ilaihirojiun, Indonesia kembali berduka dengan meninggalnya tokoh nasional Dr. Ir. Salahuddin Wahid, Ahad malam (2/2/2020) di RS Harapan Kita Jakarta karena sakit.

Sosok yang satu ini adalah salah seorang ulama, tokoh politik, tokoh Hak Asasi Manusia (HAM), juga tokoh pemikir yang asalnya dari Jombang. Tokoh yang juga salah satu putra daerah dari trah keluarganya menghasilkan banyak tokoh besar.

Ia adalah KH Salahuddin Wahid atau akrab disapa Gus Sholah, lahir di Jombang tanggal 11 september 1942. Putra ketiga dari enam bersaudara putra-putri KH Wahid Hasyim dan Nyai Hj. Sholihah putri KH. Bisri Sansuri. Ia juga adik kandung dari Mantan presiden ke empat, KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Meski menjadi putra kiai, Gus Sholah memperoleh pengajaran cukup berbeda dengan saudaranya Gus Dur. Jika Gus Dur lebih banyak menghabiskan masa kecilnya di lingkungan pesantren, Gus Sholah malah banyak menempuh pendidikan umum mulai dari SD Perwari Salemba, SMP Negeri 1 Cikini lanjut SMA Negeri 1 Budi Utomo hingga menamatkan kuliahnya di jurusan Arsitek ITB.

“Saya di Jombang memang tidak lama, karena setelah tahun 1950, saya harus pindah ke Jakarta bersama ayahanda yang saat itu menjabat menteri agama. Otomatis secara pendidikan saya memang menghabiskan pendidikan di umum, meski di sore harinya biasanya tetap ada kegiatan mengaji untuk mengisi ilmu agama,” ceritanya saat ditemui di kediamannya.

Tak saja itu, kehidupannya usai lepas dari kampus juga banyak bergerak di bidang arsitektur. Gus Sholah adalah salah satu arsitek handal dan pernah mengepalai beberapa perusahaan konstruksi besar hingga akhirnya berhenti di tahun 1998, setelah krisis moneter melanda Indonesia. Selain juga bergerak di beberapa organisasi dan partai politik, bahkan sempat juga digandeng Wiranto untuk menjadi calon wakil presiden 2004.

“Bisa dibilang hampir 57 tahun saya tidak lagi hidup di Jombang dan memang sibuk di Jakarta. Saya baru pulang kampung ke Jombang ketika usia sudah 64 tahun dan ditunjuk langsung menjadi pengasuh Tebuireng,” lanjutnya.

Meski mengaku sempat kagok dengan dipilihnya dirinya untuk memimpin pesantren. Dirinya terbukti mampu menjalankan tugas dengan baik. Bahkan, seringkali disebut sebagai pembaharu Pesantren Tebuireng. Ini terlihat dari pembangunan dan revitalisasi hampir di segala bidang di Tebuireng, mulai berjalan secara masif.

“Tentu kalau disebut memodernkan, sudah jauh-jauh hari dilakukan ayah saya yang mulai memasukkan pelajaran umum di kurikulum pesantren. Bahkan di Jaman Pak Ud (KH. Yusuf Hasyim, Red) sekolah juga sudah mulai dibangun. Hanya di era saya intensitas dan percepatannya saja naik,” ujarnya.

Terhitung sejak 2007, sejumlah wisma baru dibangun menggantikan pemondokan lama. Masjid baru Tebuireng juga dipugar. Bahkan sejumlah kamar baru dibangun dengan konsep modern dan tertata rapi. “Kalau ditanya kenapa ya memang saya ingin pondok ini berkembang, ini bisa diukur dengan makin banyaknya santri, dan untuk bisa menampung santri, ya bangunanya harus dipersiapkan. Selain itu agar semua tertata dan santri nyaman dan bisa disiplin,” sebutnya.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wakil Bupati Asahan Resmi Tutup Turnamen Minisoccer Piala Bupati 2026, Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi dan Tanam Nilai Sportivitas
GIBRAN TAMAT? Putusan MA Jadi Bom Politik, Kornas Desak DPR Bongkar Dugaan Manipulasi Syarat Wapres!
Polri Diguncang Dua Badai Besar! Penggerebekan Pesantren dan Tiga Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden
Manajer PKS PTPN IV Regional II BP. Mandoge Larang Wartawan Meliput, Ketua Komisi B Tunda Monitoring
Status PNS Iskandar Muda Diberhentikan, Mengapa Masih Tercatat sebagai Pj Kepala Desa Tabuyung?
Madina Kebagian 250 Ribu Bibit Kakao dan Bantuan Sapi, Bupati Saipullah: Rawat hingga Panen!
komentar
beritaTerbaru