Senin, 30 Maret 2026

Kapolri Bersama Menkopolhukam, Menhun, Panglima TNI Pimpin Rakor Lintas Sektoral Persiapan Oprasi Lilin 2019

Administrator - Jumat, 13 Desember 2019 07:52 WIB
Kapolri Bersama Menkopolhukam, Menhun, Panglima TNI Pimpin Rakor Lintas Sektoral Persiapan Oprasi Lilin 2019
JAKARTA | SUMUT24.co Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020, bertempat di Auditorium Mutiara Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Jumat (13/12/2019). Rapat tersebut dihadiri Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Selain itu, hadir pula Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Kepala Polri Komjen Ari Dono Sukmanto, Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya Bagus Puruhito, serta perwakilan PT Pertamina, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan Jasamarga. Menkopolhukam menuturkan bahwa rapat itu digelar untuk memastikan kesiapan pemerintah dalam menjaga keamanan jelang akhir tahun. “Rapat hari ini dimaksudkan untuk membahas peningkatan ancaman kerawanan jelang Natal dan Tahun Baru 2020 sehingga dibutuhkan pembahasan secara bersama hari ini guna mengetahui kesiapsiagaan dan sinergitas kita,” sebut, Mahfud saat memberikan sambutan. Dalam sambutannya Kapolri menyampaikan Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi operasi “LILIN-2019” di seluruh wilayah Indonesia. Apel gelar pasukan akan dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2019 di Medan. Sambung dibeberkan Kapolri, sebanyak 61.308 Objek keamanan yang akan diamankan Polri, diantaranya seperti gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, objek tahun baru, terminal dll. Dengan jumlah 191.807 Personel Pengamanan dari TNI-Polri serta satuan lainnya yang terkait. Kapolri menjelaskan, Polri mempunyai strategi untuk mengatasi pengamanan natal dan tahun baru. Strategi Polri diantaranya : 1. Mengoptimalkan Rekayasa Lantas (Pengendalian terpusat, Contra Flow, Buka tutup arus, One Way System) 2. Mengoptimalkan peran 3 Satgas pendukung operasi (Satgas bencana alam, Satgas Pangan, Satgas BBM) 3. Mengoptimalkan Harkamtibmas 4. Melakukan penegakan hukum terhadap jaringan pelaku teror (secara silent untuk menghindarkan kegaduhan). Sedangkan penekanan Kapolri diantaranya : 1. Cek kembali Renops, kebutuhan anggaran, kesiapan sarpras dan plotting anggota 2. petakan titik kerawanan (rawan macet, tempat ibadah, pusat perbelanjaan dll) 3. koordinasi dengan stakeholder terkait 4. pastikan anggota ada dilpangan 5. lakukan deteksi dini dan penggalangan terhadap ormas 6. monitoring dan cek selalu stabilitas harga pangan 7. tingkatkan kewaspadaan pengamanan 8. laksanakan anev rutin setiap kegiatan. Kemudian acara diakhiri dengan penekanan Menkopolhukam, dalam penekanannya Menkopolhukam menjelaskan : 1. potensi anccaman teror yg terjadi secara tiba-tiba, tindakan intoleran 2. Isu politik, persiapan pilkada serentak 2020 3. diantisipasi arus transportasi 4. Insfrastuktur dicek 5. antisipasi bencana dan cuaca esktrem 6. pengederan narkoba dan penggunaan 7. kasus pungli dan pemerasan 8. penggunaan pariwisata, alat transportasi “agar atensi tersebut diperhatikan dan dilaksanakan sebaik-baiknya, ujar Menkopolhukam.(ril)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Reskrim Polsek Medan Kota Ringkus 2 Pelaku Curanmor
LPA Medan Buka Pusat Layanan Pengaduan Anak
Hanya Kuliah, BINUS @Medan Siap Menuntun Masa Depan Mahasiswa Menuju Karier Nyata
Perkuat Kinerja Pasca Idul Fitri, ‎Pemkab Solok Gelar Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi.
Pembinaan Narapidana Berbasis Keterampilan Kerja Jadi Kunci Kemandirian dan Reintegrasi Masyarakat
Semarak HUT ke-80, Pemkab Asahan Gelar Fun Run dan Jalan Santai "Asahan Berlebaran"
komentar
beritaTerbaru