Rabu, 10 Juni 2026

Warung Sedekah Polsek Sunggal Evakuasi Pemuda Terpasung dan Pemuda Alami Bocor Paru-Paru Berobat

Administrator - Sabtu, 23 November 2019 08:07 WIB
Warung Sedekah Polsek Sunggal Evakuasi Pemuda Terpasung dan Pemuda Alami Bocor Paru-Paru Berobat
MEDAN | SUMUT24.co Warung Sedekah Polsek Sunggal, yang menyediakan makanan gratis setiap Jumat, kembali melakukan kegiatan sosial terhadap warga binaanya yang berada di wilayah hukum (wilkum)  Polsek Sunggal. Dipimpin langsung oleh, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SH SIK MH, Jumat (22/11/2019) siang bersama anggota mendatangi rumah seorang warga bernama, Sunardi. Setelah sebelumnya pria paruh baya ini datang ke Warung Sedekah dengan berjalan kaki, dari Kawasan Klambir 5. Setibanya, di Warung Sedekah, Sunardi yang pernah menjadi korban konflik Aceh ini, datang menemui Kapolsek untuk meminta bantuan dan mengaku memiliki 2 (dua) orang anak yang membutuhkan pertolongan. Anaknya yang pertama, mengalami gangguan jiwa, dan terpaksa harus dipasung di rumah, karena kerap membahayakan. Bahkan, 5 bulan silam ia dan keluarga harus terusir dari rumah kontrakannya di kawasan Sunggal, karena para tetangga khawatir menjadi korban sang anak dan kini, Sunardi dan anaknya menumpang di sebuah rumah, yang terletak di kawasan Tanah Garapan Klambir 5, Kecamatan Hamparan Perak. Sedangkan anaknya yang satu lagi, kondisinya juga tak kalah memprihatinkan. Anak bungsunya, menderita kebocoran paru-paru, dan membutuhkan biaya perobatan yang tak sedikit. Apa lagi, Sunardi dan keluarga, tidak terdaftar sebagai peserta BPJS kesehatan, sehingga sulit rasanya untuk mengobati kedua anaknya. “Saya sudah meminta pertolongan kemana-kemana pak, tapi tidak ada yang bisa menolong. Saya kemana – kemana juga hanya berjalan kaki, termasuk datang kesini. Saya cuma pencari daun kangkung, dan uang yang saya dapat setiap hari kurang dari Rp20 ribu,” ucapnya sembari meneteskan air mata. Mendengar cerita Sunardi, Kompol H Yasir Ahmadi terenyuh. Meski tempat tinggal, Sunardi bukan termasuk di wilkum Polsek Sunggal, namun orang nimor satu di Mapolsek Sunggal Polrestabes Medan ini, kemudian bersama, Sunardi menuju ke rumah pencari daun kangkung ini. Sesampainya disana, Kapolsek melihat satu anak Sunardi bernama. robin (22) berada di sebuah kamar sempit, dengan kondisi tangan dirantai, dan kaki diikat tali sejak setahun terakhir dikarenakan, Robin kerap memukul siapapun yang ada di dekatnya. Melihat hal ini, tanpa rasa khawatir sedikitpun, Kompol H Yasir Ahmadi langsung berinisiatif untuk memandikan Robin. Usai memandikan, Robin pun diberikan makan, dan disulang langsung oleh Kompol H Yasir Ahmadi. “Mau makan enak,” tanya Kapolsek Sunggal. “Mau, rendang,” sahut Robin dengan nada tak karuan. Usai memberikan Robin makan, Kompol H Yasir Ahmadi kemudian membawa Robin, ke Rumah Sakit Jiwa, untuk mendapatkan penanganan yang layak atas persetujuan Sunardi, yang harus rela berpisah sementara dengan sang anak. “Robin kita bawa dulu ke Rumah Sakit Jiwa untuk ditangani secara tepat. Ini demi kebaikan dia dan keluarga,” ucap Kompol H Yasir. Selain membawa Robin ke Rumah Sakit Jiwa, adik Robin yang alami kebocoran pada paru-paru, oleh orang nomor satu di Mapoksek Sunggal ini, nantinya akan dibawa ke RS Bhayangkara Medan, untuk diobati. “Ini semua sesuai arahan Bapak Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH, dan Kapolrestabes Medan,  Komves Pol Dadang Hartabto SH SIK MSi, untuk menolong setiap warga yang kesusahan dan membutuhkan pertolongan. Semua ini atas ijin Allah SWT,” ucapnya.(W02)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
UNIQLO Hadirkan Koleksi Kapsul Musim Panas 2026 UNIQLO F.RISSO, Pakaian Sehari-hari dengan Sentuhan Seni Italia Tersedia mulai 22 Juni 2026
Delapan Bulan Terputus, Warga Medan Krio Desak Perbaikan Jembatan Penghubung
Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
Pemkot Solok Bersama Polres Solok Kota, Sumatera Barat Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Kolaborasi di Sektor Pertanian.
Tim URC Jatanras Poldasu Ringkus 8 Begal Sadis 3 Diantaranya Ditembak.
Pemerintah Gelar Penyambutan Resmi di Gedung Tahfiz Kisaran
komentar
beritaTerbaru