Pemprov Sumut dan KPPG Perkuat Pengawasan Dapur MBG, Pastikan Keamanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Pemprov Sumut dan KPPG Perkuat Pengawasan Dapur MBG, Pastikan Keamanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
News
SAMOSIR I SUMUT24
Baca Juga:
Seakan tidak ada habisnya, keseruan perjalanan rombongan Familiarization (Fam) Trip asal Maroko berlanjut di Kampung Ulos Hutaraja, Desa Lumban Suhisuhi, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sabtu (2/11). Tidak hanya sekadar melihat dan mencoba proses pembuatan ulos, mereka juga tertarik dan memborong beberapa set ulos untuk dibawa pulang ke Maroko.
Kedatangan rombongan Fam Trip disambut dengan tarian tor-tor oleh penduduk setempat sebagai ucapan selamat datang dan lambang kehormatan bagi tamu. Tertarik bergabung, rombongan asal Maroko ini pun ikut menari menirukan gerakan masyarakat di Kampung Ulos. Dilanjutkan dengan meninjau ulos-ulos yang dipajang di dinding rumah-rumah adat Batak.
Rombongan juga tertarik dan memperhatikan seorang inang (ibu) yang sedang sibuk menenun ulos. Bahkan, Fatima Zahra Imzouarh, salah satu tour operator Maroko, penasaran dan ingin mencoba proses pembuatan ulos. “Ternyata sangat rumit, saya salut dengan Ibu-Ibu di sini yang sabar menghadapi benang-benang itu dan menjadikannya sebuah kain yang cantik, itu luar biasa,” katanya, usai mencoba salah satu alat tenun.
Nisrine Znaidi, staf KBRI asli Maroko yang menyukai keindahan ulos juga langsung memborong satu set ulos dari seorang pengrajin yang sama dengan penjual ulos yang dibeli Presiden Jokowi saat berkunjung ke Kampung Ulos. “Di Maroko kita juga punya semacam perkampungan khusus seperti ini. Penduduknya adalah pengrajin. Tetapi kalau di Maroko lebih banyak keramik dan karpet,” ucapnya.
Yassine Meghraoui, seorang videografer profesional Maroko juga membeli satu set ulos. Sembari menenteng kamera, dirinya mendokumentasikan Kampung Ulos. “Ini kampung yang unik lengkap dengan rumah adatnya, saya buat video untuk dipromosikan di Maroko nanti. Masyasarakat Maroko adalah penikmat dan sangat menghargai kerajinan tangan,” tuturnya.
Puas berkeliling dan interaksi dengan penduduk setempat, rombongan Fam Trip melanjutkan perjalanan ke Kampung Huta Siallagan untuk menelusuri sejarah Batak. Turut mendampingi rombongan Fam Trip Maroko yakni Sekretaris Pertama KBRI di Rabat Hanung Nugraha, Sekretaris Ketiga KBRI di Rabat Erna Sugih Priatin, dan Staf KBRI di Rabat Nisrine Znaidi. Kemudian, mewakili Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama Setdaprov Sumut, mewakili Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut, dan mewakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumut.(W03)
Pemprov Sumut dan KPPG Perkuat Pengawasan Dapur MBG, Pastikan Keamanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
News
Tinjau Proyek Turap di Nias, Bobby Nasution Minta Pengerjaan Dipercepat Jelang Nataru
News
Bobby Nasution Tinjau Irigasi Afia, Dorong Produktivitas dan Sejahterakan Petani Gunungsitoli
News
Bobby Nasution Respons Aspirasi Petani Afia, Dorong Solusi Harga Pupuk dan Bantuan Alsintan
News
Buka Musda IV Golkar Padang Lawas, Andar Amin Harahap Tekankan Konsolidasi hingga Akar Rumput
News
Sekda Padangsidimpuan Buka Konferensi PWI Tabagsel IX, Wartawan Didorong Makin Profesional
News
HUT ke8 PA Sibuhuan Jadi Momentum Pembenahan Layanan, Bupati Palas Tekankan Integritas
News
Kelola 10 Akun TEVI untuk Sebar Konten Pornografi, Polda Sumut Tangkap Pelaku
News
Polda Sumut Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi, Raup Rp.80 Juta dalam 3 Bulan
kota
Apresiasi Dukungan PBB, Rico Waas Harap Pembangunan Medan Dikawal hingga Kecamatan
News