Selasa, 25 Agustus 2026

Pejuang Kemerdekaan RI Butuh Perhatian Pemerintah, Gaji Pensiun Distop Tahun 1986

Administrator - Selasa, 22 Oktober 2019 04:54 WIB
Pejuang Kemerdekaan RI Butuh Perhatian Pemerintah, Gaji Pensiun Distop Tahun 1986

 

Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24.co Sesosok Pejuang Kemerdekaan bernama Imam Mustafa berusia 91 tahun (foto) yang berjasa bagi kemerdekaan RI yang kini tinggal Lingkungan Kampung Banjar II, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara, adalah seorang mantan prajurit TNI (atau yang dulunya TRI).

Beliau berada di Kotapinang sejak Tahun 1938. Perjuangannya turut serta memerdekakan negara ini dan turut serta dalam peristiwa-peristiwa penting.

Namun sangat disayangkan, ternyata pejuang kemerdekaan yang mengusir para penjajah dari Negeri ini, beliau tidak dapat menikmati hasil dari perjuangannya dan beliau hanya menerima uang pensiunan terakhir kalinya pada tahun 1986.

Berbagai upaya sudah dilakukan, namun belum membuahkan hasil, bahkan ironisnya beliau sudah cukup lama tidak dihadirkan dalam peringatan-peringatan hari kenegaraan, seolah sudah melupakan jasa-jasanyanya.

Dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dulunya ia sebagai tukang pandai besi, yang mana keahlian itu ia peroleh saat aktif menjadi seorang prajurit (pejuang kemerdekaan).

Saat ini, sosok pejuang kemerdekaan tersebut hanya berdiam diri dan tinggal satu rumah dengan anak dan menantunya, bahkan diusianya yang sudah sangat tua, ia cukup kesulitan dalam kehidupannya, terbukti dengan beliau ingin berobat pun merasa tidak mampu, karena ketiadaan ekonomi.

Harusnya kita bersyukur, karena atas jasa-jasanya kita dapat menikmati indahnya kemerdekaan Negara yang kita cintai ini, semoga mari kita cintai para pejuang kita dengan turut serta membantu beliau.

Jangan Pernah Lupakan Sejarah dan mari kita isi kemerdekaan ini dengan memberikan perhatian lepada pejuang-pejuang, khusus Kepada Imam Mustafa (91)yang saat ini sudah sangat tua dan kesulitan ekonomi sehingga untuk berobatpun ketiadaan ekonomi. (Red/sbc)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polrestabes Medan Hentikan Perkara Antonius Tumanggor Lewat RJ
Kolaborasi Indonesia–Malaysia untuk Atlet Paralimpik Dunia
Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
Meneladani Rasulullah dalam Gerakan Ekonomi Syariah
Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN UIP SBU Perkuat Komitmen Percepatan Penyelesaian PLTA Peusangan
Tinjau Tiga Lokasi Strategis, Bupati Asahan : Infrastruktur Adalah Kunci Penggerak Ekonomi Warga
komentar
beritaTerbaru