Polrestabes Medan Hentikan Perkara Antonius Tumanggor Lewat RJ
sumut24.co Medan,Polrestabes Medan resmi menghentikan proses hukum terhadap anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, melalui me
kota
MEDAN I SUMUT24 Terlepas dari kewajiban kita untuk mengutuk segala bentuk kekerasan dan kriminalitas di tanah air, saya mencatat beberapa hal dari kejadian penusukan terhadap Menko Polhukam Jenderal (purn) Wiranto siang tadi. Pertama, kejadian ini menunjukkan bahwa apa yang disebut sebagai “standar high maximum security†Indonesia itu sangat lemah. Bisa bertekuk lutut berhadapan dengan orang-orang amatiran. Ingat, Wiranto itu adaah figur yang berkedudukan sebagai salah seorang terdekat Presiden dengan otoritas penuh dalam bidang politik dan keamanan, ucap Pengamat Sosial dan Politik UMSU Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Kamis (10/10). Menurutnya, Meski pun demikian, saya juga heran ketika dulu terjadi bom Sarinah, hanya dalam jarak waktu beberapa jam saja Presiden Joko Widodo sudah hadir ke tempat kejadian perkara tanpa alat pengaman sama sekali seperti rompi anti peluru dan sebagainya. Paradoksnya, Presiden Joko Widodo selalu terlihat memakai pengaman standar seperti helm dan rompi saat meresmikan beberapa proyek infrastruktur.
Baca Juga:
Kedua, kedua orang terduga pelaku, yakni SA alias AR dan FA binti S melakukannya seolah untuk tertangkap. Dari kejadian yang diberitakan media, kedua orang ini bukanlah orang terlatih sama sekali.
Ketiga, melihat nama-nama yang diidentifikasi sebagai terduga pelaku, apalagi dengan busana cadar si terduga peremuan itu, secara psikologis dengan mudah orang awam di Indonesia akan terdorong secara simplistis (semberono) menghubungkannya dengan umat Islam. Kelompok teror transnasional akan disebut-sebut untuk kejadian ini.
Kemudian tuduhan-tuduhan radikalisme, ekstrimisme, anti Pancasila, anti NKRI dan idiom-idiom peyoratif lainnya akan semakin disahkan untuk memojokkan umat Islam. Ini tidak boleh terjadi. Pihak berwenang silakan melakukan tugasnya agar masalah ini terungkap dengan sejelas-jelasnya.
Keempat, bisa saja tak sedikit orang di Indonesia yang pada saat transisi politik yang genting ini kerap merasa dongkol atas berbagai masalah dan respon yang diberikan pemerintah. Perasaan frustrasi itu dapat semakin bertambah karena ucapan-ucapan pejabat negara tertentu yang kurang menyejukkan.
Sama sekali tanpa bermaksud melebih-lebihkan, saya menduga saat ini di Indonesia banyak orang tidak puas, tetapi tak semua berani melakukan tindakan seperti kedua terduga penusukan atas Jenderal (purn) Wiranto itu. Karena itu pemerintah berkewajiban mendiagnosis akar masalah dan secara responsif melakukan perbaikan.
Masyarakat sebaiknya memandang kejadian ini dengan sikap percaya kepada pemerintah. Perbanyak istigfar dan di tengah kesulitan seberat apa pun, jangan lupa bersyukur, ucapnya. (W03)
sumut24.co Medan,Polrestabes Medan resmi menghentikan proses hukum terhadap anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, melalui me
kota
JAKARTA Gerakan 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes) terus memperluas dukungan bagi atlet paralimpik dunia. Hingga kini, sebany
News
Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
kota
Meneladani Rasulullah dalam Gerakan Ekonomi Syariah
kota
sumut24.co TAKENGON , Menjelang peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) m
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melakukan peninjauan langsung terhadap tiga lokasi pembangunan infra
News
Bupati Solok Lantik Masheri Yanda Boy sebagai Pejabat Sekretaris Daerah
kota
Sertijab Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok dari Jefrizal, S.Pt., M.T. kepada Masheri Yanda Boy, S.H.
kota
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang Warga Negara (WN) Malaysia, yang merupakan pemasok sekaligus penge
Hukum
Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes MedanWNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
kota