Polrestabes Medan Hentikan Perkara Antonius Tumanggor Lewat RJ
sumut24.co Medan,Polrestabes Medan resmi menghentikan proses hukum terhadap anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, melalui me
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Petugas gabungan dari Cyber Crime Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan akhirnya berhasil mengamankan seorang pria penyebar ujar kebencian terhadap Presiden Republik Indonesia (RI) dan kepada Ketua Umum Partai PDI-P, Senin (27/5/2019).
Sebelumnya, video viral menghina Joko Widodo dan Mega Wati Soekarno Putri terpampang melalui running text SPBU 14.202.114 di Pasar III Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Jum’at (24/5/2019) kemarin.
Informasi yang dihimpun di kepolisian pria yang diamankan berinisial, IPT (20) tahun warga Uni Kampung Belawan, Kecamatan Medan Belawan.
Dalam kasus ini selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit laptop yang digunakan tersangka untuk menyebar ujar kebencian ke Sosial media (Sosmed).
“Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH, MH didamping Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Candra SIK dalam siaran persnya di Polsek Medan Labuhan menjelaskan, Pelaku penyebar ujar kebencian Presiden dan Ketua Umum Partai PDI-P berhasil diamankan setelah petugas gabungan Cyber Crime Polda Sumut dan Satreskrim Polres Belawan serta Polsek Medan Labuhan yang sebelumnya melakukan penyelidikan,” Senin (27/5/2019).
Dijelaskan Kapolres, Penangkapan terhadap tersangka setelah petugas gabungan memeriksa sejumlah saksi.
“Bermodal dari keterangan sembilan orang saksi yang sebelumnya diperiksa. Selajutnya kita melakukan pengembangan dan akhirnya tersangka berhasil ditangkap saat berada di rumahnya di Kawasan Uni Kampung Belawan, Kec Medan Belawan,” jelas mantan Kabsudit Indag Ditreskrimsus Polda Sumut ini.
Selain itu, AKBP Ikhwan menambahakan, terkait pembuat teks hinaan terhadap Presiden RI dan Ketua Umum Partai PDI-P, pihaknya masih mendalami dengan melakukan penyelidikan.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Untuk sementara, kita menduga pelaku yang meretas ini adalah orang luar yang punya keahlian dalam bidang IT,” tambah mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini.
Sekaitan dengan itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra SIK mengatakan, hasil introgasi, bahwa pelaku sengaja merekam dan menyebar luaskan running teks penghinaan tersebut ke berbagai Sosmed.
“Ketika diinterogasi, tersangka mengaku sengaja melakukan penyebaran penghinaan itu ke media sosial seperti you tube, facebook, whatsapp dan instagram,” ujar orang nomor satu di Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan ini.
Selanjutnya, kata Jerico, guna menunggu proses lanjut, pelaku kita inapkan dalam sel tahanan Mapolsek Medan Labuhan.
“Tersangka di sangkaan melanggar pasal 45 ayat 3 UU ITE jo pasal 207 KHUP dengan hukuman penjara empat tahun penjara,” tandas Alumnus Akpol Tahun 2008 ini.(W05)
sumut24.co Medan,Polrestabes Medan resmi menghentikan proses hukum terhadap anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, melalui me
kota
JAKARTA Gerakan 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes) terus memperluas dukungan bagi atlet paralimpik dunia. Hingga kini, sebany
News
Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
kota
Meneladani Rasulullah dalam Gerakan Ekonomi Syariah
kota
sumut24.co TAKENGON , Menjelang peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) m
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melakukan peninjauan langsung terhadap tiga lokasi pembangunan infra
News
Bupati Solok Lantik Masheri Yanda Boy sebagai Pejabat Sekretaris Daerah
kota
Sertijab Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok dari Jefrizal, S.Pt., M.T. kepada Masheri Yanda Boy, S.H.
kota
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang Warga Negara (WN) Malaysia, yang merupakan pemasok sekaligus penge
Hukum
Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes MedanWNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
kota