Pemko Tanjungbalai Terima 292 Unit Alat Tangkap Ikan dari Pemprovsu
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kabar baik bagi nelayan di Kota Tanjungbalai. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kelautan dan Perika
News
SERDANG BEDGAI | SUMUT24.co
Baca Juga:
Pasca terjadinya peristiwa pembakaran kapal trawl beberapa waktu lalu, suasana disekitar perairan Serdang Bedagai (Sergai) semakin mencekam, terhitung sudah 4 hari nelayan tradisional Desa Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin takut melaut. Hal itu berdasarkan pengakuan dari Sahrudin (45), Saparudin (32) serta Pitra (39) yang merupakan nelayan rawe ciput dan nelayan jaring udang Desa Bagankuala.
Nelayan mengungkapkan, saat ini, kapal pukat trawl malah semakin mendekati perairan Bagankuala untuk menangkap ikan. Mereka (nelayan tradisional) khawatir akan terjadi bentrok dengan kawanan pukat trawl ditengah laut.
“Lebih kurang hampir 85 persen nelayan tradisional takut melaut karena kuatir akan terjadi aksi balasan. Bahkan, jumlah kapal pukat trawl asal Batubara yang melakukan penangkapan ikan di perairan Sergai semakin bertambah. Jaraknya pun hanya sekitar 1 Mil dari bibir Pantai Merdeka Bagan Kuala. Sepertinya mereka (kapal pukat trawl) mengejek,”papar ketiga nelayan itu.
Selain itu, menurut pengakuan para nelayan, pasca peristiwa pembakaran itu ekonomi mereka melemah. Tak jarang mereka harus mencari pinjaman uang guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.”Biasanya, penghasilan kami bisa Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari. Kalau sekarang, jangankan Rp50 ribu, Rp10 ribu saja tak bisa kita hasilkan. Kalau sudah begini, profesi kami terancam gulung tikar,” katanya.
Saat ditanya awak media, berapa kira-kira jumlah kapal pukat trawl yang sering masuk ke perairan Sergai, pihaknya menjawab ada sekitar 100-an kapal. Ketiga nelayan tradisional itu juga meminta, kiranya Satpolair Sergai dapat memulihkan keadaan Kamtibmas yang kondusif seperti biasa.
“Sebelum kondisi pulih, kami tak berani melaut. Kami minta kepada Satpolair Sergai, kiranya melakukan Patroli. Apalagi saat ini mendekati Pemilu, kami harap suasana bisa kondusif,” pinta nelayan Sergai.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah kapal pukat trawl asal Kabupaten Batubara, diduga dibakar nelayan yang kesal akibat ulah alat tangkap ilegal kerap beroperasi, Kamis (28/3) di bibir Pantai Merdeka Dusun I Desa Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin Sergai. Usai peristiwa tersebut, baik warga setempat, nelayan, kepala desa ataupun pihak kepolisian, tidak mengetahui siapa pemilik kapal, siapa yang membakar dan apa motif dari aksi pembakaran itu.(Bdi)
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kabar baik bagi nelayan di Kota Tanjungbalai. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kelautan dan Perika
News
sumut24.co ASAHAN, Dalam memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke78, jajaran Polwan Polres Asahan melaksanakan kegiatan Police Goe
News
sumut24.co Medan,Polrestabes Medan resmi menghentikan proses hukum terhadap anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, melalui me
kota
JAKARTA Gerakan 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes) terus memperluas dukungan bagi atlet paralimpik dunia. Hingga kini, sebany
News
Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
kota
Meneladani Rasulullah dalam Gerakan Ekonomi Syariah
kota
sumut24.co TAKENGON , Menjelang peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) m
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melakukan peninjauan langsung terhadap tiga lokasi pembangunan infra
News
Bupati Solok Lantik Masheri Yanda Boy sebagai Pejabat Sekretaris Daerah
kota
Sertijab Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok dari Jefrizal, S.Pt., M.T. kepada Masheri Yanda Boy, S.H.
kota