Pemko Tanjungbalai Terima 292 Unit Alat Tangkap Ikan dari Pemprovsu
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kabar baik bagi nelayan di Kota Tanjungbalai. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kelautan dan Perika
News
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.co Untuk menanggulangi pengurangan kemiskinan di pedesaan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menganggarkan Rp 32,4 miliar.
Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Cipta Karya dan Tata Ruang Sumut Zonni Waldi mengatakan, Selasa 27/3/2019, di Raz Hotel Medan, dalam pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (PISEW) tahun 2019 yang tersebar di 33 propinsi, 206 kabupaten, dan 900 kecamatan, dengan total anggaran Rp 540 miliar.
Sementara untuk provinsi Sumut tersebar di 10 kabupaten, 54 kecamatan dan 120 desa dengan total anggaran Rp 32,4 miliar.
“Hal ini dalam rangka mendukung program padat karya. Tujuan kegiatan PISEW adalah menyediakan atau meningkatkan infrastruktur dengan pendekatan masyarakat dalam skala kawasan untuk meningkatkan sosial ekonomi wilayah,” katanya.
Dalam acara itu Zonni Waldi turut didampingi Tim Pelaksana Pusat PISEW Posma Partogi H Simanjuntak ST, Tim Pelaksana Provinsi Nazaruddin ST MAP, Tim Pelaksana Kabupaten, Trainer PISEW Pusat Suharyanto, Yon Sugiono, dan Ir Suyanto.
Ia mengatakan pengembangan kawasan pedesaan dalam rangka ekonomi wilayah merupakan terjemahan dari nawacita Presiden RI.
“Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa, meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, sehingga Indonesia dapat maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa, dan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik,” jelasnya.
Jumlah penduduk miskin di Sumut posisi September 2018 turun 0,28% dari Maret menjadi 1,291 juta jiwa.
“Kalau di Maret 2018 angka kemiskinan masih 1,324 juta jiwa, maka di September tinggal 1,291 juta jiwa,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi.
Penurunan angka kemiskinan terjadi di perkotaan dan pedesaan yang didorong banyaknya proyek infrastruktur termasuk terkendalinya inflasi.Di perkotaan, angka kemiskinan posisi September tinggal 8,84% dari Maret 2019 yang 9,15%. Sedangkan di pedesaan turun menjadi 9,05 persen dari 9,30% di Maret 2019.
“Dengan menurunnya jumlah penduduk miskin, maka persentase angka kemisikinan di Sumut menjadi 8,94 persen dari 9,22 persen sebelumnya,” ujarnya.(W03)
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kabar baik bagi nelayan di Kota Tanjungbalai. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kelautan dan Perika
News
sumut24.co ASAHAN, Dalam memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke78, jajaran Polwan Polres Asahan melaksanakan kegiatan Police Goe
News
sumut24.co Medan,Polrestabes Medan resmi menghentikan proses hukum terhadap anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, melalui me
kota
JAKARTA Gerakan 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes) terus memperluas dukungan bagi atlet paralimpik dunia. Hingga kini, sebany
News
Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
kota
Meneladani Rasulullah dalam Gerakan Ekonomi Syariah
kota
sumut24.co TAKENGON , Menjelang peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) m
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melakukan peninjauan langsung terhadap tiga lokasi pembangunan infra
News
Bupati Solok Lantik Masheri Yanda Boy sebagai Pejabat Sekretaris Daerah
kota
Sertijab Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok dari Jefrizal, S.Pt., M.T. kepada Masheri Yanda Boy, S.H.
kota