Jumat, 15 Mei 2026

Wagubsu Berharap Daerah Memahami Alternatif Pembiayaan

Administrator - Senin, 08 Oktober 2018 11:08 WIB
Wagubsu Berharap Daerah Memahami Alternatif Pembiayaan

MEDAN I Sumut24.co Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), Musa Rajekshah mengharapkan kepada masing-masing daerah agar dapat mengetahui dan mengerti bagaimana alternatif pembiayaan untuk dapat memenuhi berbagai kebutuhan di daerah tersebut.

Baca Juga:

Hal itu diungkapkan Wagubsu dalam acara Sosialisasi Alternatif Pembiayaan Daerah, di Aula Raja Inal Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (8/10). “Pembiayaan daerah adalah semua transaksi yang mengakibatkan daerah menerima sejumlah uang atau menerima manfaat yang bernilai uang dari pihak lain sehingga daerah tersebut dibebani kewajiban untuk membayar kembali,” kata Wagubsu yang akrab disapa Ijeck.

Dalam kesempatan itu, Ijeck juga menyampaikan beberapa prinsip umum pinjaman daerah, dimana Pemda dapat melakukan pinjaman daerah. Pinjaman daerah merupakan alternatif pendanaan APBD yang dapat digunakan untuk menutup defesit APBD, pengeluaran pembiayaan, dan atau kekurangan arus kas.

Dikatakannya, daerah tidak dapat melakukan pinjaman langsung kepada pihak luar negeri, daerah tidak dapat memberikan jaminan atas pinjaman pihak lain. Pinjaman daerah dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara pemberi pinjaman dan Pemda sebagai penerima pinjaman yang dituangkan dalam perjanjian pinjaman.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemudaan
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli Selatan
Polres Asahan Kawal Ibadah Kenaikan Isa Almasih 2026, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Umat
Ditembok Paksa Tanpa Izin! Aset Daerah Hilang Dikuasai Pengusaha, DPRD Asahan Turun Tangan
komentar
beritaTerbaru