Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Medan | SUMUT24.co
Baca Juga:
- Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
- Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
- Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
Sedikitnya 18 dari 1.335 bakal calon anggota DPRD Sumatera Utara yang tercatat dalam daftar calon sementara (DCS) yang akan bertarung pada pemilu 2019 adalah orang-orang yang pada zamannya dikenal sebagai sosok berintegritas. Gigih berada di barisan terdepan memperjuangkan demokrasi, penegakan Hak Azasi Manusia serta pemberantasan korupsi.
Mereka adalah aktivis-aktivis yang kerap berada di kerumunan rakyat tertindas yang hak-haknya dikebiri atau dirampok. Apakah itu oleh penguasa atau pengusaha. Sebagian dari para aktivis ini, pada era perjuangan reformasi 1998, berstatus mahasiswa. Namun ada pula aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Beberapa di antaranya adalah mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik Aswan Jaya dan Kamaluddin Pane. Lalu Mulana Samosir yang dikenal sebagai dedengkot Kelompok Studi Mahasiswa Merdeka, Janri Damanik (GMNI), Leonardo Marbun (pembela nelayan), Parlin Manihuruk (pejuang buruh), Safaruddin Siregar (pembela petani), Irham Buana Siregar (mantan Direktur LBH Medan), Harun Nuh (pejuang reforma agraria). Harris Nixcon Tambunan (penentang berdirinya pabrik bubur kertas PT Toba Pulp Lestari) dan sebagainya.
Kini nama-nama aktivis pejuang rakyat tersebut telah sah berada di dalam DCS. Mereka ingin memindahkan arena perjuangannya selama ini. Tak lagi berteriak di pinggir jalan sebagai parlemen jalanan. Tapi di gedung rakyat yakni DPRD Sumut sebagai anggota legislatif. Mereka terdaftar sebagai bakal calon anggota dewan dari partai berbeda, juga daerah pemilihan berbeda.
Menurut Direktur Eksekutif Suluh Muda Indonesia (SMI), Kristian Redison Simarmata, terjunnya para mantan aktivis ke dunia politik praktis, dengan menjadi anggota parlemen, merupakan berita baik bagi perkembangan demokrasi di tingkat Sumut. Walau sesungguhnya sedikit terlambat.
SMI merupakan lembaga swadaya masyarakat yang bergiat mendorong terciptanya praktik demokrasi dalam arti sesungguhnya, bukan prosedural, di Sumut.
Aswan Jaya, mantan aktivis PRD, Bacaleg DPRD Sumut Dapil Sumut 2 dari PDIP (foto/parlindungan sibuea) Menurut mantan aktivis dari Forsolima dan Front Perjuangan Pemuda Indonesia ( FPPI) ini, seharusnya Mulana, Aswan, Kamaluddin, Janri dan yang lainnya sudah sejak 20 Tahun lalu bertarung merebut kursi parlemen. Yakni pada saat terjadinya kekosongan akan sosok-sosok yang peduli pada penguatan demokrasi, pemberantasan korupsi, penegakan keadilan dan sebagainya.
“Agak terlambat kawan-kawan aktivis itu memutuskan bertarung merebut kursi DPRD Sumut, seharusnya 20 tahun lalu. Tapi nggak apa walau terlambat,” ujar Kristian, yang juga anggota Dewan kerja Jaringan Advokasi Buruh Sumatera Utara ini.
Tampilnya para aktivis di lembaga legislatif kelak, diharapkan akan memberi warna berbeda terhadap perpolitikan di Sumut yang steril dari penyebaran hoax dan ujaran kebencian. Diharapkan mereka akan terus mendorong terwujudnya cita-cita perjuangan reformasi.
Berikut nama-nama mantan aktivis yang bertarung memperebutkan kursi anggota DPRD Sumatera Utara pada Pemilu Legislatif 2019. Tunggul CE Butar-butar, mantan aktivis PRD, Dapil Sumut 10 PKB. Leonardo Marbun, pejuang nelayan, Dapil Sumut 1 PDIP. Surya Adinata, pegiat LBH Medan, Dapil Sumut 1 PDIP. Aswan Jaya, mantan aktivis PRD, Dapil Sumut 2, PDIP. Sarma Hutajulu, anggota DPRD Sumut incumbent, Dapil Sumut 9 PDIP. Mulana Samosir, mantan pendiri KSMM, Dapil Sumut 9 PDIP. Jantoguh Damanik, anggota DPRD Sumut incumbent, Dapil Sumut 10 PDIP. Janri Parkinson Damanik, aktivis GMNI, Dapil Sumut 10 PDIP.
Irham Buana Nasution, mantan Direktur LBH Medan, Dapil Sumut 1 Golkar. Harris Nixcon Tambunan, penentang PT TPL, Dapil Sumut 6 Golkar. Natanail Ketaren, aktivis GMNI, Dapil Sumut 2 Nasdem. Harun Nuh, pejuang landreform, Dapil Sumut 3 Nasdem. Arnold Lumban Gaol, aktivis GMKI, Dapil Sumut 2 PSI. Gindo Nadapdap, pejuang hak-hak buruh, Dapil Sumut 3 PSI. Parlin Manihuruk, pejuang buruh dan petani, Dapil Sumut 1 Demokrat. Safaruddin Siregar, pejuang petani, Dapil Sumut 7 Demokrat. Kamaluddin Pane, mantan aktivis PRD, Dapil Sumut 12 Demokrat. Marasamin Ritonga, pembela hak-hak anak, Dapil Sumut 7 PBB.(Red)
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
News
Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
News
Kapolsek Sipirok Turun Temui Warga Baringin, Serap Aspirasi dan Bahas Keamanan Lingkungan
News
Begal hingga Premanisme Dibidik, Timsus Serigala Sakti Bergerak Malam Hari di Padang Lawas
News
HUT Golkar ke62 Dari Ziarah Pahlawan, Irsan Efendi Nasution Ingatkan Golkar soal Tanggung Jawab kepada Rakyat
News
Momen Haru dan Bangga! Ketua MPC Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Sambut Danyonif 123/RW dan 450 Prajurit Pulang dari Papua
News
Jelang Konferensi IX PWI Tabagsel, Kapolres Padangsidimpuan Siap Dukung Pelaksanaan yang Kondusif dan Sukses
News
GEMPAR! Tanker Mongolia Diduga Bawa 2 Ton Sabu ke Belawan, Siapa Aktor di Balik Jaringan Internasional?
News
sumut24.co BELAWAN, Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat jajaran pengurus Gerakan Sosial Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) menyambu
kota