Polres Asahan Kawal Ibadah Kenaikan Isa Almasih 2026, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Umat
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
Medan | SUMUT24.co
Baca Juga:
Sedikitnya 18 dari 1.335 bakal calon anggota DPRD Sumatera Utara yang tercatat dalam daftar calon sementara (DCS) yang akan bertarung pada pemilu 2019 adalah orang-orang yang pada zamannya dikenal sebagai sosok berintegritas. Gigih berada di barisan terdepan memperjuangkan demokrasi, penegakan Hak Azasi Manusia serta pemberantasan korupsi.
Mereka adalah aktivis-aktivis yang kerap berada di kerumunan rakyat tertindas yang hak-haknya dikebiri atau dirampok. Apakah itu oleh penguasa atau pengusaha. Sebagian dari para aktivis ini, pada era perjuangan reformasi 1998, berstatus mahasiswa. Namun ada pula aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Beberapa di antaranya adalah mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik Aswan Jaya dan Kamaluddin Pane. Lalu Mulana Samosir yang dikenal sebagai dedengkot Kelompok Studi Mahasiswa Merdeka, Janri Damanik (GMNI), Leonardo Marbun (pembela nelayan), Parlin Manihuruk (pejuang buruh), Safaruddin Siregar (pembela petani), Irham Buana Siregar (mantan Direktur LBH Medan), Harun Nuh (pejuang reforma agraria). Harris Nixcon Tambunan (penentang berdirinya pabrik bubur kertas PT Toba Pulp Lestari) dan sebagainya.
Kini nama-nama aktivis pejuang rakyat tersebut telah sah berada di dalam DCS. Mereka ingin memindahkan arena perjuangannya selama ini. Tak lagi berteriak di pinggir jalan sebagai parlemen jalanan. Tapi di gedung rakyat yakni DPRD Sumut sebagai anggota legislatif. Mereka terdaftar sebagai bakal calon anggota dewan dari partai berbeda, juga daerah pemilihan berbeda.
Menurut Direktur Eksekutif Suluh Muda Indonesia (SMI), Kristian Redison Simarmata, terjunnya para mantan aktivis ke dunia politik praktis, dengan menjadi anggota parlemen, merupakan berita baik bagi perkembangan demokrasi di tingkat Sumut. Walau sesungguhnya sedikit terlambat.
SMI merupakan lembaga swadaya masyarakat yang bergiat mendorong terciptanya praktik demokrasi dalam arti sesungguhnya, bukan prosedural, di Sumut.
Aswan Jaya, mantan aktivis PRD, Bacaleg DPRD Sumut Dapil Sumut 2 dari PDIP (foto/parlindungan sibuea) Menurut mantan aktivis dari Forsolima dan Front Perjuangan Pemuda Indonesia ( FPPI) ini, seharusnya Mulana, Aswan, Kamaluddin, Janri dan yang lainnya sudah sejak 20 Tahun lalu bertarung merebut kursi parlemen. Yakni pada saat terjadinya kekosongan akan sosok-sosok yang peduli pada penguatan demokrasi, pemberantasan korupsi, penegakan keadilan dan sebagainya.
“Agak terlambat kawan-kawan aktivis itu memutuskan bertarung merebut kursi DPRD Sumut, seharusnya 20 tahun lalu. Tapi nggak apa walau terlambat,” ujar Kristian, yang juga anggota Dewan kerja Jaringan Advokasi Buruh Sumatera Utara ini.
Tampilnya para aktivis di lembaga legislatif kelak, diharapkan akan memberi warna berbeda terhadap perpolitikan di Sumut yang steril dari penyebaran hoax dan ujaran kebencian. Diharapkan mereka akan terus mendorong terwujudnya cita-cita perjuangan reformasi.
Berikut nama-nama mantan aktivis yang bertarung memperebutkan kursi anggota DPRD Sumatera Utara pada Pemilu Legislatif 2019. Tunggul CE Butar-butar, mantan aktivis PRD, Dapil Sumut 10 PKB. Leonardo Marbun, pejuang nelayan, Dapil Sumut 1 PDIP. Surya Adinata, pegiat LBH Medan, Dapil Sumut 1 PDIP. Aswan Jaya, mantan aktivis PRD, Dapil Sumut 2, PDIP. Sarma Hutajulu, anggota DPRD Sumut incumbent, Dapil Sumut 9 PDIP. Mulana Samosir, mantan pendiri KSMM, Dapil Sumut 9 PDIP. Jantoguh Damanik, anggota DPRD Sumut incumbent, Dapil Sumut 10 PDIP. Janri Parkinson Damanik, aktivis GMNI, Dapil Sumut 10 PDIP.
Irham Buana Nasution, mantan Direktur LBH Medan, Dapil Sumut 1 Golkar. Harris Nixcon Tambunan, penentang PT TPL, Dapil Sumut 6 Golkar. Natanail Ketaren, aktivis GMNI, Dapil Sumut 2 Nasdem. Harun Nuh, pejuang landreform, Dapil Sumut 3 Nasdem. Arnold Lumban Gaol, aktivis GMKI, Dapil Sumut 2 PSI. Gindo Nadapdap, pejuang hak-hak buruh, Dapil Sumut 3 PSI. Parlin Manihuruk, pejuang buruh dan petani, Dapil Sumut 1 Demokrat. Safaruddin Siregar, pejuang petani, Dapil Sumut 7 Demokrat. Kamaluddin Pane, mantan aktivis PRD, Dapil Sumut 12 Demokrat. Marasamin Ritonga, pembela hak-hak anak, Dapil Sumut 7 PBB.(Red)
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
sumut24.co ASAHAN , Sebuah tindakan sepihak yang dinilai mencoreng aturan hukum terjadi di tengah pemukiman warga Lingkungan II, Kelurahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Universitas Dharmawangsa menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam upaya memperkua
News
Kuras Barang Mes Polda Aceh,Dua Residivis Ditangkap
kota
Curi Seng hingga Sepeda Lipat Milik IRT di Medan Deli, Pria 38 Tahun Dibekuk Polisi
kota
Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli
kota
Gerebek Rumah Pengedar Sabu di Medan Denai, Ditresnarkoba Polda Sumut Sita Timbangan dan Puluhan Plastik Klip
kota
Pembentukan Polres Paluta Dipercepat, Wakapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Mako
kota
Atlet Tinju Padangsidimpuan Borong Medali di Kejurda Sumut, Wali Kota Beri Apresiasi
kota
Kapolres Padangsidimpuan Terima Audiensi Muslimat NU, Bahas Konfercab dan Sosialisasi UU PPRT
kota