Rabu, 01 Juli 2026

Pelepasan Pawai Taptu, Drone Jatuh di Depan Kapoldasu sesaat setelah Serah terima Obor

Administrator - Kamis, 16 Agustus 2018 22:33 WIB
Pelepasan Pawai Taptu, Drone Jatuh di Depan Kapoldasu sesaat setelah Serah terima Obor

MEDAN I Sumut24.co Pelepasan pawai obor Taptu depan Kantor Gubsu berlangsung meriah, Kamis malam (16/8). Acara yang dihadiri berbagai kalangan seperti FKPD, Pj Gubsu Eko Subowo, Sekdaprovsu Hj Sabrina, Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpau, Pangdam I/BB, Danlantamal, Pangkosek Hanudnas, Para Pejabat Lingkungan Provinsi Sumatera Utara, Tokoh masyarakat, Ormas dan undangan lainnya. Ada yang mengejutkan dalam acara tersebut sewaktu Selesai penyerahan Obor yang menyala kepada Kapoldasu sebagai inspektur upacara, tanpa diketahui penyebabnya sebuah Drone yang diterbangkan untuk menyoting semua acara tiba-tiba jatuh di depan Kapoldasu, sontak seluruh pejabat yang ada di tribun utama menghadapkan matanya ke drone yang jatuhnya tepat dipanggung utama inspektur upacara. Tak lama berselang seorang Satpol PP Provsu langsung mengamankan drone tersebut. Memang tak ada korban dalam peristiwa tersebut, namun sepertinya drone tersebut jatuh berantakan. Kok bisa jatuh ya padahal tadi dronenya bagus-bagus saja, tadi kena ranting pohon itu karena naik terlalu tinggi di udara, kata salah seorang Satpol PP. Ketika ditanya siapa pemilik drone tersebut, Itu milik Biro Humas, memang setiap ada acara drone tersebut selalu diikut sertakan untuk menyoting seluruh kegiatan dari udara, ucapnya.(W03)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bank Sumut Gelar Pojok Sehat, Program Rutin Bagi Nasabah Pensiunan
Selamat Hari Bhayangkara ke-80: Polri Semakin Presisi, Profesional, dan Pengabdian Dicintai Masyarakat
Warga Desak Kapolres Mengusut Tudingan Pencemaran Nama Baik Pangulu Pokan Baru yang Terlibat Judi Togel dan Tembak ikan
Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
BNCT Dukung Pengembangan Talenta Maritim melalui Vessel Tour Bersama Evergreen dan Akademi Maritim Indonesia
Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen
komentar
beritaTerbaru