Polres Asahan Kawal Ibadah Kenaikan Isa Almasih 2026, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Umat
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
ASAHAN | SUMUT24 Jagung pulut yang hanya ditemui di daerah Indonesia bagian timur Indonesia seperti Sulawesi dan Nusa Tenggara, kini akan dibudidayakan dan berkembang di Asahan.
Baca Juga:
Bagi sebahagian masyarakat memang nama jagung pulut atau jagung ketan ini sangat asing didengar. Oleh karenanya, banyak yang tidak mengetahui rasa bahkan belum pernah sama sekali mencicipinya. Tekstur jagung pulut yang lengket dibarengi rasa yang manis ini membuat jenis jagung ini berbeda dari jagung yang biasa kita makan.
Tidak lama lagi masyarakat Kabupaten Asahan akan segera mencicipi nikmatnya jagung ketan ini. Sebab Universitas Asahan saat ini melalui Fakultas Pertanian Jurusan Argoteknologi, sedang melakukan penelitian aplikasi mikoriza pada jagung ketan.
Penelitian jagung pulut yang dibimbing oleh dosen Asep Rodiansah SP MSi. Salah seorang dosen Agroteknologi yang punya motto “Canggih Ga Usah Mahal yang Penting kreatifâ€. Beliau adalah salah satu dosen yang mempunyai banyak koleksi tanaman sesuai dengan keahliannya sebagai Breeder (pemulia) tanaman.
“Awalnya penelitian ini (jagung ketan) berawal dari salah seorang mahasiswa bernama Hilda Yanti Br Torus Pane yang akan menyelesaikan tugas skripsi dengan memanfaatkan lahan bekas perkebunan kakao milik kakeknya,†kata Asep saat berbincang dengan wartawan, Selasa (14/8).
Dikatakan Asep saat itu, Hilda mengutarakan niatnya kepada dosen pebimbing ahli hama dan penyakit tanaman Syafrizal Hasibuan, kemudian dirujuk kepada Asep. Hildapun menceritakan kalau ia sedang melakukan penelitian jagung berwarna ungu tua.
“Selanjutnya Hilda bergegas menemui dosen pembimbing kedua, Ir Lokot Ridwan Batubara MSi dan gayung pun bersambut. Dosen pembimbingnya sangat setuju Hilda meneliti sesuatu hal yang baru terutama di Sumatera ini,†jelas Asep.
Dari ketiga dosen tersebut, Hilda mendapatkan banyak masukan, dengan mengkombinasikan antara Ilmu Genetika, hama penyakit tanaman dan Bioteknologi Pertanian, sehingga tema penelitiannya adalah Aplikasi Mikoriza pada jagung pulut turunan F2.
Dalam menjalankan penelitiannya, Hilda banyak sekali belajar tentang bagaimana Mikoriza dapat berperan mengefisienkan penyerapan unsur fospor pada tanaman dan juga belajar hama dan penyakit jagung secara langsung. Selain itu dia belajar bagaimana segregasi warna pada biji jagung.
Penelitian tersebut juga diapresiasi oleh salah seorang dosen pembimbing Lokot Ridwan Batubara. Menurutnya, keberhasilan suatu penelitian sangat tergantung dari kerjasama yang solid antar tim. Dalam hal ini terjalin koneksi yang baik antara dosen pebimbing dan mahasiswa yang menjalani penelitian.
“Saya senang berkolaborasi dan mendorong sesuatu yang baru bagi perkembangan pertanian khususnya di Sumatra Utara ini. Diharapkan beberapa tahun lagi Universitas Asahan bisa merilis varietas jagung hasil penelitian sendiri dengan nama Varietas UNA,†kata Lokot Ridwan. (tmp)
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
sumut24.co ASAHAN , Sebuah tindakan sepihak yang dinilai mencoreng aturan hukum terjadi di tengah pemukiman warga Lingkungan II, Kelurahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Universitas Dharmawangsa menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam upaya memperkua
News
Kuras Barang Mes Polda Aceh,Dua Residivis Ditangkap
kota
Curi Seng hingga Sepeda Lipat Milik IRT di Medan Deli, Pria 38 Tahun Dibekuk Polisi
kota
Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli
kota
Gerebek Rumah Pengedar Sabu di Medan Denai, Ditresnarkoba Polda Sumut Sita Timbangan dan Puluhan Plastik Klip
kota
Pembentukan Polres Paluta Dipercepat, Wakapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Mako
kota
Atlet Tinju Padangsidimpuan Borong Medali di Kejurda Sumut, Wali Kota Beri Apresiasi
kota
Kapolres Padangsidimpuan Terima Audiensi Muslimat NU, Bahas Konfercab dan Sosialisasi UU PPRT
kota