Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
ASAHAN | SUMUT24 Jagung pulut yang hanya ditemui di daerah Indonesia bagian timur Indonesia seperti Sulawesi dan Nusa Tenggara, kini akan dibudidayakan dan berkembang di Asahan.
Baca Juga:
- Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
- Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
- Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
Bagi sebahagian masyarakat memang nama jagung pulut atau jagung ketan ini sangat asing didengar. Oleh karenanya, banyak yang tidak mengetahui rasa bahkan belum pernah sama sekali mencicipinya. Tekstur jagung pulut yang lengket dibarengi rasa yang manis ini membuat jenis jagung ini berbeda dari jagung yang biasa kita makan.
Tidak lama lagi masyarakat Kabupaten Asahan akan segera mencicipi nikmatnya jagung ketan ini. Sebab Universitas Asahan saat ini melalui Fakultas Pertanian Jurusan Argoteknologi, sedang melakukan penelitian aplikasi mikoriza pada jagung ketan.
Penelitian jagung pulut yang dibimbing oleh dosen Asep Rodiansah SP MSi. Salah seorang dosen Agroteknologi yang punya motto “Canggih Ga Usah Mahal yang Penting kreatifâ€. Beliau adalah salah satu dosen yang mempunyai banyak koleksi tanaman sesuai dengan keahliannya sebagai Breeder (pemulia) tanaman.
“Awalnya penelitian ini (jagung ketan) berawal dari salah seorang mahasiswa bernama Hilda Yanti Br Torus Pane yang akan menyelesaikan tugas skripsi dengan memanfaatkan lahan bekas perkebunan kakao milik kakeknya,†kata Asep saat berbincang dengan wartawan, Selasa (14/8).
Dikatakan Asep saat itu, Hilda mengutarakan niatnya kepada dosen pebimbing ahli hama dan penyakit tanaman Syafrizal Hasibuan, kemudian dirujuk kepada Asep. Hildapun menceritakan kalau ia sedang melakukan penelitian jagung berwarna ungu tua.
“Selanjutnya Hilda bergegas menemui dosen pembimbing kedua, Ir Lokot Ridwan Batubara MSi dan gayung pun bersambut. Dosen pembimbingnya sangat setuju Hilda meneliti sesuatu hal yang baru terutama di Sumatera ini,†jelas Asep.
Dari ketiga dosen tersebut, Hilda mendapatkan banyak masukan, dengan mengkombinasikan antara Ilmu Genetika, hama penyakit tanaman dan Bioteknologi Pertanian, sehingga tema penelitiannya adalah Aplikasi Mikoriza pada jagung pulut turunan F2.
Dalam menjalankan penelitiannya, Hilda banyak sekali belajar tentang bagaimana Mikoriza dapat berperan mengefisienkan penyerapan unsur fospor pada tanaman dan juga belajar hama dan penyakit jagung secara langsung. Selain itu dia belajar bagaimana segregasi warna pada biji jagung.
Penelitian tersebut juga diapresiasi oleh salah seorang dosen pembimbing Lokot Ridwan Batubara. Menurutnya, keberhasilan suatu penelitian sangat tergantung dari kerjasama yang solid antar tim. Dalam hal ini terjalin koneksi yang baik antara dosen pebimbing dan mahasiswa yang menjalani penelitian.
“Saya senang berkolaborasi dan mendorong sesuatu yang baru bagi perkembangan pertanian khususnya di Sumatra Utara ini. Diharapkan beberapa tahun lagi Universitas Asahan bisa merilis varietas jagung hasil penelitian sendiri dengan nama Varietas UNA,†kata Lokot Ridwan. (tmp)
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
News
Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
News
Kapolsek Sipirok Turun Temui Warga Baringin, Serap Aspirasi dan Bahas Keamanan Lingkungan
News
Begal hingga Premanisme Dibidik, Timsus Serigala Sakti Bergerak Malam Hari di Padang Lawas
News
HUT Golkar ke62 Dari Ziarah Pahlawan, Irsan Efendi Nasution Ingatkan Golkar soal Tanggung Jawab kepada Rakyat
News
Momen Haru dan Bangga! Ketua MPC Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Sambut Danyonif 123/RW dan 450 Prajurit Pulang dari Papua
News
Jelang Konferensi IX PWI Tabagsel, Kapolres Padangsidimpuan Siap Dukung Pelaksanaan yang Kondusif dan Sukses
News
GEMPAR! Tanker Mongolia Diduga Bawa 2 Ton Sabu ke Belawan, Siapa Aktor di Balik Jaringan Internasional?
News
sumut24.co BELAWAN, Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat jajaran pengurus Gerakan Sosial Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) menyambu
kota