Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Medan|SUMUT24 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara Djanuari Siregar mengundurkan diri dari kursi legislative periode 2014-2019 dikarenakan pindah ke Partai Perindo.
Baca Juga:
- Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
- Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
- Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
Sebelumnya saat menjadi Anggota DPRD Sumut, Djanuari diusung oleh Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Demikian Dikatakan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Benget Silitonga kepada wartawan di Medan, Minggu (12/8).
Benget menjelaskan, bahwa untuk anggota Legislatif yang masih aktif dan pindah ke Partai lain, ada 3 orang, yakni Renold Tambunan, Syahrial Tambunan dari Partai Demokrat pindah ke Partai NasDem dan Djanuari Siregar yang sebelumnya dari Partai PKPI pindah ke Partai Perindo.
Menurut Benget, bagi bakal calon legislative (Bacaleg) yang pindah partai telah ada aturannya yakni harus melampirkan surat keterangan dan pernyataan bahwa yang bersangkutan telah resmi mengundurkan diri dari partai asal, maupun surat keterangan dari Ketua DPRD ditempat yang bersangkutan menjadi penyelenggara negara selama ini.
“Kita tinggal hanya menunggu paling lambat H -1 akan diumumkannya daftar caleg tetap (DCT) surat pengunduran diri tersebut harus sudah diserahkan,†tuturnya.
Ketika disinggung tentang Bacaleh yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS), Benget menerangkan bahwa ada dari beberapa partai yakni, Partai Berkarya, Perindo, PSI, PKS, Partai Garuda dan PPP yang tidak melengkapi berkas seperti adanya Ijazah yang tidak dilegalisir dan dokumen individual yang tidak lengkap dimasa perbaikan
Sedangkan untuk mantan terpidana korupsi, kejahatan terhadap anak dan Narkoba, lanjut Benget sampai sejauh ini, pihaknya belum menemukan Bacaleg yang terindikasi sehingga dapat mempengaruhi menjadi TMS.
“Mantan korupsi tidak ada yang TMS terkecuali DPD. Namun ada memang mantan terpidana bisa diterima, seperti Abdilah calon DPD yang mengaku hanya mantan terpidana, tanpa menunjukkan bukti vonIs pengadilan. Dari pasal yang dikenakan kemudian kita mengatakan TMS untuk Abdillah. Dari Pasal apa yang dikenakan pasal berapa dan tindak pidana apa yang dilakukan nanti dapat diketahui. Kalau dia tidak mengaku itu soal lain. Kita harap masyarakat nanti untuk proaktif memberikan informasi,†tandasnya. (Red)
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
News
Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
News
Kapolsek Sipirok Turun Temui Warga Baringin, Serap Aspirasi dan Bahas Keamanan Lingkungan
News
Begal hingga Premanisme Dibidik, Timsus Serigala Sakti Bergerak Malam Hari di Padang Lawas
News
HUT Golkar ke62 Dari Ziarah Pahlawan, Irsan Efendi Nasution Ingatkan Golkar soal Tanggung Jawab kepada Rakyat
News
Momen Haru dan Bangga! Ketua MPC Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Sambut Danyonif 123/RW dan 450 Prajurit Pulang dari Papua
News
Jelang Konferensi IX PWI Tabagsel, Kapolres Padangsidimpuan Siap Dukung Pelaksanaan yang Kondusif dan Sukses
News
GEMPAR! Tanker Mongolia Diduga Bawa 2 Ton Sabu ke Belawan, Siapa Aktor di Balik Jaringan Internasional?
News
sumut24.co BELAWAN, Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat jajaran pengurus Gerakan Sosial Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) menyambu
kota