Rabu, 18 Maret 2026

Pengembangan Komoditi Organik, Ini Dilakukan Pemkab Sergai - Tebing Tinggi

Administrator - Senin, 06 Agustus 2018 12:56 WIB
Pengembangan Komoditi Organik, Ini Dilakukan Pemkab Sergai - Tebing Tinggi

Serdang Bedagai-Sumut24

Baca Juga:

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) bersama Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menjalin kerjasama dalam sektor pertanian dengan melakukan pengembangan komoditi organik diantaranya yakni pengembangan kluster padi organik, horti organik, perikanan, peternakan dan olahan turunannya.

Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan MoU yang dilaksanakan disela-sela acara Pembukaan Tebing Tinggi Agri Market & Pameran Flora Fauna TAM-PFF ke-5 Tahun 2018 di Lapangan Sri Mersing Kota Tebing Tinggi, Sabtu (4/8) malam.

Acara tersebut turut dihadiri, Direktur Bahan Kebutuhan Pokok dan Barang Kementrian Perdagangan Ninuk Rahayuningrum, Direktur Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman (LeSOS) Mojokerto Suroso, Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provsu M. Azhar Harahap selaku mewakili Pj. Gubsu, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM.

Selain itu, hadir juga Forkopimda Tebing Tinggi, perwakilan BI Wilayah Sumut, Kadis Kominfo Sergai H. Ikhsan, AP, Kadis Ketahanan Pangan Ir. Aliuddin, Kadis Pertanian Radianto Panjis, SP, MMA, Ketua APINDO Tebing Tinggi, Camat Tebing Tinggi Abdul Rahim, para pegiat pertanian Sumut, dan stakeholder terkait lainnya.

Dikemapatan itu, Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terjalinnya kerjasama tersebut. Menurut Bupati, malam ini adalah malam yang bersejarah, sebab selama 14 tahun usia Kabupaten Sergai dan 101 tahun usia Kota Tebing Tinggi, baru hari ini diadakan kerjasama dalam pemasaran pertanian organik.

“Pada hari ini yang sedang kita bangun adalah memperbaiki sistem mulai tanaman, tata air, kelembagaan, kemasan hingga pemasaran dalam wujud healty food beras organik. Saya berkeyakinan dengan kerjasama ini akan membawa kecerahan bagi petani di daerah kita,”ujar Bupati Soekirman.

Lebih lanjut disampaikan Bupati, bahwa terkait rencana pengembangan produk hasil daerah, bukan tanpa alasan jika ada suatu daerah yang berniat menjual produknya dapat diartikan bahwa didaerah tersebut sudah memiliki banyak atau berlebih bahan kebutuhan pokok tersebut, dan ini menjadi bukti bahwa Sergai dan Tebing Tinggi saat ini berstatus surplus beras.

“Perkembangan di dunia saat ini diwujudkan dalam Forum Sustainable Development bahwa negara-negara berkembang sepakat menekankan target no poverty and no hunger, atau kita ingin bebas dari kemiskinan dan kelaparan. Kalau pertanian ingin maju maka harus ditingkatkan mutu dan kualitasnya,”kata Bupati Soekirman.

Bupati juga mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang telah dijalin selama ini, baik dalam pertukaran informasi maupun ilmu pengetahuan dan semoga dalam nantinya Sergai dan Tebing Tinggi dapat mewujudkan target ekspor beras organik tersebut hingga keluar negeri.

Sementara itu, Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Sergai atas terjalinnya kerjasama tersebut. Dikatakan Umar, penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pemkab Sergai pada malam ini adalah bentuk nyata usaha peningkatan kualitas pertanian dengan mencoba membuka peluang pengembangan kluster pertanian organik.

“Kita harus belajar banyak kepada Kabupaten Sergai yang baru 14 tahun namun sudah bisa melabelisasi hasil pertaniannya dengan sertifikasi organik dari lembaga yang terpercaya secara nasional. Tentu kita ingin kluster organik ini nantinya dapat berkembang dengan baik,”kata Umar Junaidi.

Sebelumnya, Direktur Bahan Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kementrian Perdagangan RI, Ninuk Rahayuningrum mengapresiasi terjalinnya kerjasama antara Pemkab Sergai dengan Kota Tebing Tinggi dalam pengembangan pertanian organik.

“Kegiatan ini adalah untuk menjaga kemandirian pangan lokal, dan akan meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan serta masyarakat sebagai konsumen didaerah tersebut.

Kedepannya masyarakat akan menjadi generasi yang sangat berguna bagi pembangunan di negara kita dan membuat stabilitas pangan terjamin,”kata Ninuk Rahayuningrum.

Sementara, Pj. Gubsu Eko Subowo yang diwakili Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provsu M. Azhar Harahap dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat strategis dan bermanfaat dalam upaya mendukung kemandirian pangan di Sumut.

Menurutnya, hal ini sangat mendukung kondisi Sumut nuntuk membuat agro bisnis dari hulu ke hilir, sejalan dengan pasar bebas yang berlaku saat ini, maka dituntut harus dapat meningkatkan mutu dan kualitas produk kita sendiri. Jika tidak, maka produk kita tidak akan bisa dijual kedaerahan lain, sehingga kita akan menjadi penonton dinegeri sendiri.

“Kami dari Pemprovsu akan mendukung segala kegiatan yang seperti ini, dan siap membantu dalam hal distribusi serta pengawasan terkait pertanian organik tersebut,”ujarnya.(Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Jelang Lebaran 2026, AKBP Dr. Wira Prayatna Sidak Pospam dan Posyan Padangsidimpuan, Ini Hasilnya
Humanis! Kapolres Padang Lawas Berbagi Bingkisan Lebaran, Pererat Sinergi dengan Media
Sinergi Tanpa Batas! Wali Kota Padangsidimpuan Ajak Pers Bersatu, Transparansi Jadi Senjata Hadapi Era Digital
Jelang Lebaran, Bupati Madina Warning Soal Kebakaran: “Jangan Lupa Cabut Listrik!”
Blak-blakan! Ketua DPRD Erwin Efendi Ajak Warga Bergerak, Sebut Bupati Madina Fokus Perbaiki Ekonomi Rakyat
Harun Mustafa Pimpin Aksi Nyata! Bantuan IMI–Gemira Sumut Sentuh Warga Huntara Tapsel di Ramadan 2026
komentar
beritaTerbaru