Rabu, 01 Juli 2026

Komplotan Begal Pembunuh Loei Wie Loen Ditembak Mati

Administrator - Jumat, 03 Agustus 2018 11:07 WIB
Komplotan Begal Pembunuh Loei Wie Loen Ditembak Mati

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

 

Personil Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus pembunuhan dengan modus oprandi begal terhadap warga turunan tionghoa, Loei Wie Leon (62) yang tewas di jalan MT Haryono dilakukan komplotan kawanan begal.

 

Satu dari empat pelaku begal yang melakoni aksi sadisnya, akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan menembak mati pelaku oleh polisi.

 

“Pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku begal atas pengembangan dilakukan petugas untuk membekuk para komplota begal,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SIK SH MSi kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Jumat (3/8).

 

Dijelaskan KOmbes Pol Dadang, para pelaku yang diburu itu masing masing, Muhammad Arif lubis (27) warga Jalan Brigjen Katamso, Jefri Sitorus warga Kampung Baru, Ramadhan Manalu (36) warga Medan Barat, dan Rahmat Sinaga (37) warga Kampung Aur.

 

Sedangkan Jefri sambung Kapolres yang bersama Muhammad Arif terlibat begal terhadap korbanya, Loei Wie Loen (62), diberikan tindakan tegas dan terukur.

 

“Jefri terpaksa ditembak mati karena menyerang petugas dengan benda tajam. Akibat dari serangan dilakukan Jefri itu, petugas mengalami luka-luka,” paparnya.

 

Selanjutnya, Rahmat yang ditangkap itu terlibat mengambil uang korban sebanyak Rp200 ribu. “Rahmat bukan membantu namun mencuri uang korban yang telah terkapar di Jalan MT Haryono,” ujarnya.

 

Kapolres menambahkan, pelaku lainnya seperti Ramadhan Manalu berhasil kabur dari sergapan petugas Polrestabes Medan.

 

“Saya meminta kepada Ramadhan Manalu yang terlibat begal untuk menyerahkan diri 1×24 jam. Kalau tidak menyerahkan diri akan diberikan tindakan tegas oleh petugas Polrestabes Medan,” tegas orang nomor satu di Mapolrestabes Medan ini.

 

Kombes Pol Dadang mengakui, pelaku Ramadhan adalah seorang residivis di Kota Medan. “Dia akan diburu hingga ke ujung dunia,” bebernya.

 

Kombes Pol Dadang mengharapkan juga kepada masyarakat untuk melaporkan keberadaan Ramadhan yang kabur dari Kota Medan.” aksi begal harus ditindak tegas,” tandasnya.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
BNCT Dukung Pengembangan Talenta Maritim melalui Vessel Tour Bersama Evergreen dan Akademi Maritim Indonesia
Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen
PRSU Ke-50 Angkat Wajah Asli Sumatera Utara, 70 Persen Konten Diisi Putra Daerah
22 OPD dan 10 Instansi Vertikal Ramaikan Pameran PRSU Ke-50, Hadirkan Berbagai Layanan Publik untuk Masyarakat
Dewan Komisaris PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara: PRSU Harus Jadi Etalase Kebanggaan dan Mesin Ekonomi Baru Sumut
Ketum Bakopam Sumut Ucapkan Selamat HUT ke-436 Kota Medan, Dukung Terwujudnya Medan Tangguh dan Maju untuk Semua
komentar
beritaTerbaru