Jumat, 21 Agustus 2026

Eks Dirut Jasindo Budi Tjahjono Ditahan  Rugikan Negara Rp15 Miliar 

Administrator - Senin, 16 Juli 2018 15:12 WIB
Eks Dirut Jasindo Budi Tjahjono Ditahan  Rugikan Negara Rp15 Miliar 

Jakarta I SUMUT24 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan mantan Direktur Utama PT Jasindo, Budi Tjahjono (BTJ) di Rumah Tahanan Guntur. Budi Tjahjono ditahan setelah diperiksa tiga kali oleh tim penyidik.

Baca Juga:

“BTJ ditahan 20 hari pertama di rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin (16/7).

Budi Tjahjono sebelumnya diperiksa pada 17 April 2017 dan 7 April 2017. Saat itu, BTJ tidak langsung ditahan.

Pantauan di lokasi, BTJ turun dari kendaraan dengan mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye. Saat diburu awak media, BTJ bungkam dan langsung memasuki mobil tahanan.

BTJ merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembayaran komisi kegiatan fiktif agen PT Jasindo dalam pengadaan Asuransi Oil and Gas BP Migas pada KKKS tahun 2010–2012 dan tahun 2012–2014. Dia diduga merugikan negara mencapai Rp 15 miliar.

Budi Tjahjono telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Maret 2017. Pada akhir 2017, KPK telah memanggil sejumlah saksi, seperti Guru Besar Ilmu Elektro Universitas Trisakti Samuel Hendra Tirtamihardja dan Stella Margaretha Tirtamihardja. Mereka diperiksa untuk memberikan keterangan terkait BTJ. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Langkah Strategis Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia
Sinergi Penegakan Hukum : Kapolres Asahan Jalin Silaturahmi, Perkuat Kerja Sama dengan Kejari Asahan
Jelang Pilkades, Kapolres Asahan Perkuat Sinergitas Bersama DPRD Demi Kamtibmas Kondusif
Jelang Pilkades Serentak 2026, Polres Asahan dan Kodim 0208/AS Perkuat Sinergitas Demi Kamtibmas Kondusif
Menteri UMKM Tambah Kuota KUR Bank Sumut Jadi Rp2 Triliun untuk Perkuat Akses Pembiayaan
Pemkab Solok Raih Nominasi Tiga TPAKD Terbaik Sumatera Barat Tahun 2026 melalui Inovasi Sang Juara
komentar
beritaTerbaru