Rabu, 01 Juli 2026

Kantor Grab Didemo, Tuntutan Driver Taksi Online Dikabulkan

Administrator - Rabu, 23 Mei 2018 08:52 WIB
Kantor Grab Didemo, Tuntutan Driver Taksi Online Dikabulkan

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Ratusan driver taksi online dari berbagai komunitas yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (ORASKI) Sumatera Utara berunjuk rasa di depan kantor Grab Medan, Rabu (23/5).

Selain tuntutan dihapusnya sistem orderan prioritas yang diberikan pihak aplikasi Grab Medan kepada PT. Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI), pengunjuk rasa juga mengajukan sejumlah tuntutan lain.

“Kami ingin adanya peningkatan atau kenaikan insentif yang kami terima serta meminta agar zona insentif yang berlaku selama ini bisa direvisi dan diperluas lagi,” kata Koordinator aksi, Daniel Aritonang dalam orasinya.

Daniel juga meminta kejelasan dari pihak Grab Medan terkait potongan setiap pekannya ke koperasi sebesar Rp 25.000. Pasalnya, lanjut Sekretaris ORASKI Sumut itu, selama ini tidak ada feedback yang dirasakan mitra Grab-Car atas pemotongan.

“Intinya kami semua meminta agar empat tuntutan kami itu dipenuhi. Kami lah mitra individu yang selama ini telah membesarkan nama Grab,” tegasnya.

Sementara itu, tak lama berselang tuntutan mereka akhirnya dikabulkan. “Tuntutan pertama kami langsung dikabulkan. Jadi, sistem orderan prioritas yang diterapkan pihak Grab sah dimatikan,” kata peserta aksi David Bangar Siagian.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (ORASKI) Sumatera itu juga menyebut untuk tiga tuntutan lainnya masih di proses.

Tiga tuntutan lainnya, pihak Grab meminta waktu sekitar satu minggu. Namun, khusus tuntutan tentang kenaikan insentif dan zona insentif ia menyebut bisa terealisasi kurang dari satu minggu.

“Untuk zona insentif pihak Grab beralasan tetap menerapkan sistem zona insentif untuk menghindari orderan fiktif. Dan, kami meminta zona insentif itu dapat diperluas lagi,” tandasnya. (W07)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tanpa Izin dan Tanpa Tempat Penyimpanan, Pengelolaan Limbah Medis di Puskesmas Asahan Terancam Pidana, Diminta Penegak Hukum Turun Tangan
Sambut Tim Pemantau TP PKK Provinsi, Kabupaten Asahan Tampilkan Prestasi dan Kekuatan Program di Tingkat Desa
1.266 Hektar HTR di Asahan Disulap Jadi Kebun Sawit, Ketua Koperasi Tani Mandiri Bantah Jual Beli Lahan, Ratusan Hektar Milik R Sinaga
BNCT Apresiasi Kontribusi CMA dalam Mendukung Pertumbuhan Arus Peti Kemas di Belawan
Penyambutan di Kualanamu Jadi Simbol Penguatan Hubungan LMP Sumut dan Sulawesi Selatan
BNCT dan Goodrich Asia Indonesia Perkuat Dialog Bisnis untuk Mendukung Pengembangan Layanan Terminal
komentar
beritaTerbaru