Jumat, 21 Agustus 2026

Polsek Delitua Evakuasi Mayat Gepeng di Jalan AH Nasution

Administrator - Rabu, 23 Mei 2018 06:54 WIB
Polsek Delitua Evakuasi Mayat Gepeng di Jalan AH Nasution

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Kepolisian Sektor (Polsek) Delitua Polrestabes Medan, Rabu (23/5) pagi mengevakuasi temuan sesosok seorang laki-laki yang ditemukan warga sudah tidak bernyawa tergeletak di Jalan AH Nasution yang disebut-sebut bermarga Simbolon.

Menurut keterangan Kapolsek Delitua Kompol Bernard L Malau SIK MH kepada wartawan, temuan mayat yang diperkirakan berusia 55 tahun itu, merupakan seorang gelandangan dan pengemis (gepeng).

Terkait temuan mayat seorang gepeng tersebut, Kompol Bernard menyebutkan, sejumlah saksi-saksi diantaranya, Anna br Siregar (45), Johan Sibarani (50), Marhanum Pasaribu (60) warga Jalan AH Nasution, dan Jayanti br Purba Kepling XI Pangkalan Mansyur.

Dijelaskan Kapolsek, saksi pertama Ibu Marhanum pergi kepajak bersama anaknya Akbar melihat se ekor anjing mendekati sosok mayat yang rergeletak di pinggir jalan. Selanjutnya saksi menghubungi kepling dan memberitahukan ada sesosok mayat tergeletak di pinggir jalan, dan selanjutnya mengubungi Polsek Delitua.

“Saya bersama personil yang tiba di TKP langsung mengamankan TKP. Selanjutnya memanggil team Inafis dan mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan VER. Dari hasil olah TKP l, dari tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan korban meninggal diduga karena sakit yang dideritanya,” sebut Kompol Bernard L Malau.(darmanto)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gembong Narkoba Buron Bareskrim Basri Lewaimang Ditangkap Interpol di Kuala Lumpur
KPK Amankan Uang Rp1,5 Miliar di Bogor, Sejumlah Pejabat Diperiksa
Dies Natalis ke-74, USU Catat Lompatan Prestasi dan Reputasi Global
Rayakan HUT ke-81 RI, PLN UID Sumut Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen Hingga 25 Agustus
Sambangi Kontingen Jamnas XII di Cibubur, Wali Kota Tanjungbalai Beri Motivasi
Wali Kota Tanjungbalai Dorong Alur Pelayaran Diperlebar, Jangan Ganggu Nelayan Tradisional
komentar
beritaTerbaru