Selasa, 17 Maret 2026

KPK Usut Dugaan Korupsi RS Adam Malik Medan

Administrator - Selasa, 22 Mei 2018 14:15 WIB
KPK Usut Dugaan Korupsi RS Adam Malik Medan

Medan I SUMUT24

Baca Juga:

Dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme di RS Adam Malik Medan memasuki babak baru. Penyidik KPK dikabarkan sedang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket).

Informasi dihimpun wartawan, Selasa (22/5), penyidik KPK meminta pelapor agar berkas dugaan korupsi tersebut segera dilengkapi.

Diketahui, pelapor dugaan korupsi RS Adam Malik ke KPK pada 8 Mei 2018 yakni Aktivis For Akbar, Fery Nofirman Tanjung.

“Sekira tiga hari lalu kita dihubungi pihak KPK agar berkas segera dilengkapi,” kata Fery Nofirman dalam ketetangan resminya, Selasa (22/5).

Fery yang juga Sekretaris Korps Indonesia Muda Sumut itu pun menegaskan dalam waktu dekat pihaknya akan kembali ke Gedung KPK untuk kelengkapan berkas laporan dimaksud.

Tak hanya itu, dalam keterangannya Fery juga menyebut bahwa dugaan kasus pelayanan buruk di RS Adam Malik juga menjadi perhatian Ombudsman RI.

“Kita pada 8 Mei 2018 lalu juga mengadukan persoalan pelayanan ke Ombudsman RI. Dan sejak laporan itu, tim Ombudsman RI sudah tiga kali turun ke Sumut untuk menelusuri,” kata Fery.

Dari catatan yang dihimpun, setidaknya ada dugaan pelanggaran mal-administrasi dalam pelayanan RS Adam Malik mulai dari penelantaran hingga indikasi pungli keluarga pasien KIS.

Ombudsman juga memelototi rencana pengangkatan Direktur Keuangan Mangapul Bakkara menjadi Staf Ahli Dirut RS Adam Malik. Padahal Mangapul pensiun pada Mei 2018.

“Dirut RS Adam Malik Bambang Pratopo mengungkapkan langsung hal itu di grup Whatsapp RS Adam Malik,” kata Fery.

Diduga, koalisi antara Dirut RS Adam Malik dan Direktur Keuangan Mangapul Bakkara untuk menyelamatkan proyek yang ditangani oleh Direktur Keuangan RS Adam Malik Medan yang belum selesai di tahun 2018.

Diinformasikan, Mangapul Bakkara pernah ditetapkan tersangka oleh Kejagung atas dugaan korupsi ambulan dan peralatan kesehatan TA 2009, meski akhirnya kasus itu di-SP3-kan pada 2017. Kasusnya berjalan selama 7 tahun.

Atas hal itu, Fery mendesak Kementerian Kesehatan segera mencopot Dirut RS Adam Malik yang terindikasi melakukan sejumlah pelanggaran hukum selama menjabat di RS Adam Malik.

“Kemenkes harus peka terhadap persoalan ini. Angkat lah Dirut yang memang orang Sumut. Sumut ini masih banyak orang berkompeten. Jangan orang dari Pulau Jawa sana ditugaskan ke sini tapi malah mendatangkan masalah,” kata Fery.

Sebelumnya diketahui, dugaan korupsi RS Adam Malik yang dilaporkan ke KPK di antaranya pengadaan semua furniture untuk ruangan rawat inap di gedung paviliun. Pengadaan kursi tunggu pasien di semua gedung tanpa ada permintaan dari user.

Pengadaan tempat tidur pasien, Pemasangan CCTV di seluruh ruang rawat inap, bekerjasama dengan media centre dari luar Kota Medan untuk pemasangan TV kabel di RSUP H Adam Malik tanpa tender dan permintaan user.

Selain itu, mereka juga melaporkan dugaan gratifikasi pada pembayaran gaji PNS di RSUP H Adam Malik yang kini melalui PT. Bank Mandiri tbk. Atas kerjasama yang dilakukan tersebut, PT. Bank Mandiri tbk menyerahkan/menghibahkan 1 (satu) unit Mobil Toyota Furtuner ke rumah sakit.

Sampai saat ini, belum ada dilakukan berita acara penyerahannya. Mobil tersebut sekarang ini diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Dirut RSUP HAM Bambang Pratopo.

Sementara itu, Dirut RS Adam Malik Bambang Pratopo yang dikonfirmasi via seluler mengaku ditugaskan Menteri Kesehatan untuk mengatur pengadaan di RS Adam Malik yang selama ini diduga ada permasalahan.

“Jauh-jauh saya ke Medan kok korupsi. Justeru saya ditugaskan Menkes ke Adam Malik untuk mengatur pengadaan yang selama ini diduga ada permasalahan, gitu bang. Nanti biar dijawab humas kami,” jawab Bambang Pratopo via pesan singkat. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Didampingi Bupati Darma Wijaya, Kapolres Jhon Sitepu Cek Kesiapan Pos Pengamanan Lebaran di Sergai
Dapur MBG Resmi Beroperasi, SPPG Pematang Cermai Gelar Syukuran dan Buka Puasa Bersama
RAMADHAN KE-26, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SANTUNAN DAN SEMBAKO UNTUK TUNA NETRA, PENARIK BECAK DAN LANSIA
Anto Genk: Kepercayaan Kru dan Pembaca Jadi Kekuatan Sumut24 Group
Polda Sumut Ungkap Jaringan Narkoba Thailand, 29 Kg Sabu dan Satu Tersangka Diamankan
Defile Meriahkan Puncak Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Toba di Balige
komentar
beritaTerbaru