Selasa, 17 Maret 2026

Koordinasi Tiga Pilar Kebangsaan, Kapolrestabes, Dandim 02/01 jadi Pembicara

Administrator - Rabu, 16 Mei 2018 07:08 WIB
Koordinasi Tiga Pilar Kebangsaan, Kapolrestabes, Dandim 02/01 jadi Pembicara

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Guna mengantisipasi dan meminimalisir aksi terorisme diperlukan adanya satu sistim yang dapat berjalan dengan baik yakni dengan membangun sistem yang dimulai dari tingkat pemerintahan paling bawah yaitu, kepala lingkungan serta Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Pendektesian dini menangkal aksi teror di masyarakat harus dimulai dari tingkat pemerintahan paling bawah yaitu, kepala lingkungan serta Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi saat dipercaya sebagai pembicara di acara Koordinasi Tiga Pilar kebangsaan yang dilaksanakan di gedung MICC jalan Ringroad Kecamatan Medan Sunggal, Rabu (16/5).

Kapolrestabes Medan menggambarkan, situasi tentang bagaimana Radikalisme masuk ke dalam masyarakat dengan cepat, dan ini harus kita tangkal dan cegah. “Negara kita adalah negara kaya, dimana penduduknya terdiri dari berbagai ragam agama dan suku bangsanya. Kebhinekaan ini adalah kekayaan terbesar bagi negara kita. Jadi kita harus mendidik anak dan cucu kita agar mereka dapat menerima perbedaan sebagai anugrah,” ucap Kombes Pol Dadang.

Lanjut Kapolrestabes Medan, ancaman global terorisme yang kita hadapi saat ini sangat besar dan perlu kerja sama bersama TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat untuk menjaga NKRI dari ancaman teroris.

Seperti media sosial saat ini, sambung Kapolrestabes Medan, banyak video-video yang mempertontonkan bagaimana mereka (ISIS dan Al Qaeda) mempersiapkan anak-anak muda kita untuk mereka doktrin menjadi pengikut mereka dengan menanamkan paham-paham radikal di pikiran anak anak kita.

Kombes Pol Dadang juga menambahkan, bahwa menurut survey Wahid Fondation, bahwa 800 orang Indonesia saat ini telah menjadi pejuang ISIS di Syria dan negara lainya yang sedang berkonflik.

Kapolrestabes Medan juga berpesan agar kita semua dapat berperan serta untuk memerangi terorisme sesuai dengan fungdi dan tugas kita masing masing.

“Perbedaan adalah anugrah maka dari itu apabila ada virus-virus idiologi yang dapat membahayakan pancasila wajib kita lawan,” kata perwira berpangkat tiga melati ini.

Sementara itu, Dandim 02/01 Kolonel Bambang Herquntanto dalam kordinasi tiga pilar mengatakan bahwa ia merasa kaget bercampur tak percaya pada peristiwa pengeboman yang baru-baru ini bahwa ada anak-anak yang di ikut sertakan dalam melakukan pengeboman.

Kita lihat disana banyak korban berjatuhan tentu membuat hati dan perasaan kita pedih dan sedih. Negara kita dibangun dari keberagaman dan kebhinekaan .

Sebenarnya sistim pemerintahan kita sangatlag bagus sebut Dandim,coba kalian cari dinegara mana yang ada kepala lingkungan serta TNI-poltinya masuk dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tentu di Indonesia saja yang ada.

Jadi knapa hal ini tidak kita jadikan sebagai alat untuk deteksi dini terhadap paham radikal.

Kepala lingkungan contohnya harus tau warganya siapa saja dan apa kegiatanya begitu juga dengan Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas harus tabu warga binaanya , apa profesinya dan apa saja kegiatanya.

Kepala Lingkungan merupakan kontrol pertama dan bila menemukan hal yang mencurigakan akan langsung melaporkanya pada atasan hal ini yang di katakan, Kolonel Bambang di hadapan ratusan Kepala Lingkungan, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas yang hadir.

Turut hadir dalam acara Walikota Medan, kepala kejaksaan Negeri Medan, kepala pengadilan Negeri Medan, Lurah dan para camat serta ratusan Kepala Lingkungan se Kota Medan.(darmanto)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
RAMADHAN KE-26, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SANTUNAN DAN SEMBAKO UNTUK TUNA NETRA, PENARIK BECAK DAN LANSIA
Anto Genk: Kepercayaan Kru dan Pembaca Jadi Kekuatan Sumut24 Group
Polda Sumut Ungkap Jaringan Narkoba Thailand, 29 Kg Sabu dan Satu Tersangka Diamankan
Defile Meriahkan Puncak Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Toba di Balige
Wali Kota Mahyaruddin: Bentuk Kepedulian dan Rasa Cinta Sesama
Pemko Medan Apresiasi Pembagian 2.000 Paket Sembako, Rico Waas Tekankan Pentingnya Solidaritas Sosial
komentar
beritaTerbaru