Rabu, 01 Juli 2026

Indonesia Ranking 3 Penderita Kusta di Dunia

Administrator - Minggu, 13 Mei 2018 01:50 WIB
Indonesia Ranking 3 Penderita Kusta di Dunia

SEMARANG – Indonesia menempati posisi tiga besar jumlah penderita kusta di dunia, setelah India dan Brasil. Ironisnya, masalah terbesar yang dihadapi para penderita kusta bukanlah penyakitnya, melainkan stigma dari masyarakat.

Baca Juga:

“Di Indonesia, masalah terbesar yang dihadapi penderita kusta adalah stigma,” kata Pakar kesehatan kulit Dr. dr. Renni Yuniati, SpKK saat menjadi pembicara pada Semarang Progress in Emerging and Re-emerging Infectious Diseases (Speed) 5, di Semarang.

Menurut dia, stigma terhadap penderita kusta harus dihilangkan agar mereka bisa terbuka menyelesaikan pengobatan untuk mengobati penyakitnya yang berlangsung antara sembilan bulan sampai 1,5 tahun.

Ia mencontohkan ada satu pasien di sebuah keluarga yang dalam satu rumah tidak mendukung pengobatan atas penyakit kusta yang dideritanya sehingga hanya berobat ke apotik dan toko obat.

“Akhirnya, pasien ini berada dalam kondisi kecacatan yang cukup parah akibat penyakitnya dan tidak berdaya. Makanya, saya ingatkan untuk tidak memberikan stigma negatif terhadap penderita kusta,” katanya.

Renni menjelaskan penyakit kusta sebenarnya bisa diketahui dari deteksi awal, yakni munculnya bercak putih atau merah yang terasa tebal dan mati rasa yang menunjukkan kecacatan di syaraf.

“Sebetulnya, munculnya bercak putih atau merah yang mati rasa itu ‘warning’ bahwa ada proses pemutusan syaraf. Segera periksakan ke dokter, jangan cuma membeli obat di apotik,” wantinya. (red)

 

 

 

 

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
BNCT Apresiasi Kontribusi CMA dalam Mendukung Pertumbuhan Arus Peti Kemas di Belawan
Penyambutan di Kualanamu Jadi Simbol Penguatan Hubungan LMP Sumut dan Sulawesi Selatan
BNCT dan Goodrich Asia Indonesia Perkuat Dialog Bisnis untuk Mendukung Pengembangan Layanan Terminal
BNCT Terima Kunjungan PT Evergreen Shipping Agent Indonesia, Perkuat Kolaborasi Layanan Terminal
Ketua Laskar Melayu Apresiasi Pemko Medan, Dorong GEMES Menjadi Festival Budaya Bertaraf Internasional
Arus Petikemas BNCT Capai 59.918 TEUs pada Mei 2026, Pertumbuhan Berlanjut di Tengah Penguatan Aktivitas Perdagangan
komentar
beritaTerbaru