Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Wali Kota Medan Dorong Kerja Sama Antardaerah Atasi Keterbatasan Lahan
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
MEDAN I SUMUT24
Baca Juga:
Penyidik Kejatsu diminta segera menuntaskan dugaan korupsi Prooyek Fiktip senilai Rp1,3 miliar di Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprovsu. Pasalnya sampai hari ini, kasusnya tak jelas penanganannya alias mangkrak. Padahal, kasus itu sudah dua tahun ditangani Kejatisu, namun sampai saat ini belum ada perkembangaan. “Bahkan dalam penyelidikan kasus itu terkesan ada permainan. Padahal, hasil audit BPKP mengatakan kerugian negara akibat proyek itu sebesar Rp.1,3 miliar. Namun, penyidikan tak kunjung dilakukan dan bahkan sepertinya dipetieskan,” tegas Ketua Gerakan Rakyat Anti Korupsi Hendra Hutagalung kepada SUMUT24. Minggu (22/4).
Menurut Hendra, “Proyek Fiktip tersebut dinilai sangat fantastis mencapai Rp 1,3 Miliar. Sebaiknya Kejatisu segera melakukan penyidikan karena bila penyidik memberikan waktu kepada pihak yang menangani proyek untuk mengembalikan kerugian negara, sama halnya Kejatisu tidak mendukung pemberantasan tindak pidana korupsi,” sebutnya.
Menurut dia, perlu dipertanyakan dalam mendukung pemerintah memberantas tindak pidana korupsi di Sumut. Dugaan korupsi tersebut terjadi pada tahun anggaran 2016, dengan total anggaran mencapai Rp1,3 miliar lebih.
Lebih lanjut dikatakan Hendra, Kita mendukung pihak penegak hukum untuk mengambil tindakan hukum atas proyek yang terindikasi bermasalah tersebut.
Hendra menegaskan agar pihak penegak hukum segera ambil tindakan secepatnya. “Silahkan aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan yang mendalam agar kasusnya jelas sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya tentang kasus yang didiam-diamkan tersebut.
Kedua proyek tersebut masing-masing penyusunan rancangan pola pengelolaan SDA pada Wilayah Sungai Nias tahun 2016 dengan memakai PT Alles Klar Prima senilai Rp 914.375.000 dan SID peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Padang Garugur Kiri/Kanan Kabupaten Padang Lawas Utara seluas 1.050 hektar tahun 2016 dengan memakai PT Prima Rancang Kosulindo senilai Rp 425.260.000. (W03)
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
Jakarta, SUMUT24.CO Wakil Ketua DPR RI, Ir. Sufmi Dasco Ahmad, menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Aliansi Guru dan Karyawan
Politik
Wakil Bupati Pakpak Bharat Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke 33
kota
Bupati Asri Ludin Hadiri Peresmian Gedung Universitas ST Bhinneka, Dorong SDM Unggul dan Inovatif
kota
Bank Sumut Salurkan Zakat Pegawai, 100 Anak Ikuti Khitan Massal
kota
Medan, Sumut24.co Kabar membanggakan datang dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). Salah seorang dosennya, Dr. Nuraini Kemalas
Profil
LTKP Desak Wali Kota Medan Evaluasi Kadis Pariwisata, GEMES IX 2026 Dinilai Minim Inovasi dan Disorot Soal Anggaran Rp2,5 Miliar
News
Pemburu Dollar Juara! Kapolres Tapsel Cup Road to ESport Kapolri Cup 2026 Sukses Cetak Talenta Esports Baru
kota
150 Anak Ikut Khitanan Massal Gratis, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Apresiasi Kolaborasi TP PKK dan Berbagai Mitra
kota
Rp2 Miliar Digelontorkan! Bupati Putra Mahkota Sulap Sampah Padang Lawas Jadi Paving Block dan Pupuk
kota