Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan predikat Kabupa
kota
MEDAN I SUMUT24 Adanya dugaan mark-up pada Anggaran tahun 2017 untuk 8 (delapan) program serta 47 (empat puluh tujuh) kegiatan dengan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017 dimana setidaknya terdapat mark up terhadap pengadaan tas, block notes serta ballpoint sebesar Rp. 26.250.000,- dari pengeluaran untuk pengadaan tas sebesar Rp58.250.000. Untuk itu kita meminta inspektorat dan aparat penegak hukum agar memeriksa.
Baca Juga:
- Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
- Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Se-Kecamatan, Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
- Diterpa Kritik Pascabencana di Padangsidimpuan,Walikota Letnan Dalimunthe Pilih Buka Pintu Dialog, Bukan Menghindar
“Kepala Dinas Pengendalian penduduk dan keluarga berencana Sumut Dr Ria Telaumbanua harus bertanggungjawan dan segera diusut apakah terlibat mark-up,” tegas Ketua Barisan Rakyat Pengamat Korupsi (Barapaksi) Otty S Batubara kepada Wartawan, Rabu (28/2).
Menurutnya, mark-up juga adalah perbuatan korupsi. “Sehingga pejabatnya harus diperiksa, karena sedikit banyaknya terdapat uang negara yang dirugikan,” tegas Otty S Batubara.
“Kita berharap inspektorat melakukan langkah konkrit dengan terlebih dahulu memanggil pejabat yang terkait tersebut. Kita tidak ingin Sumut ini dikotori oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dan hanya mencari keuntungan dari jabatan yang diembannya,” tegasnnya.
Seperti diketahui, Dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana provinsi Sumatera Utara terkait alokasi Anggaran Belanja Langsung dalam Daftar Pengguna Anggaran tahun 2017 untuk 8 (delapan) program serta 47 (empat puluh tujuh) kegiatan dengan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD0 Tahun Anggaran 2017 dimana setidaknya terdapat mark up terhadap pengadaan tas, block notes serta ballpoint sebesar Rp. 26.250.000,- dari pengeluaran untuk pengadaan tas sebesar Rp. 58.250.000. Hal tersebut bertentangan dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 atas Perubahan Kedua Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah Pasal 4 ayat (1) yang menyatakan Keuangan Daerah dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan azas keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat. Dengan demikian negara dirugikan sebesar Rp. 26.250.000,- akibat Pengguna Anggaran, PPTK serta bendahara pengeluaran tidak mematuhi ketentuan yang berlaku. Keterlambatan pengadaan meubelair mengakibatkan denda sebesar Rp. 4.888.656,- mark up plafond dan lantai sebesar Rp. 9.143.558. Tidak adanya spesifikasi teknis (warana, ukuran, model, termasuk bahan) antara lain atas Pengadaan Tas Ransel sebesar Rp. 19.000.000.
Sementara itu dikonfirmasi Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sumut Dr Ria Telaumbanua yang dikonfirmasi SUMUT24 mengatakan, “Adanya dugaan yang ditunduhkan ke instansinya semuanya adalah fitnah,” tegas Ria Telaumbanua. (W03)
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan predikat Kabupa
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Asahan sekaligus melantik Bund
News
Diterpa Kritik Pascabencana di Padangsidimpuan,Walikota Letnan Dalimunthe Pilih Buka Pintu Dialog, Bukan Menghindar
News
Kapolres Madina Pimpin Operasi Sarang Narkoba, Tujuh Pria Dibawa ke Satresnarkoba
News
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Hadir Bawa Kepedulian ke Panti Jompo Nurul Falah
News
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Buktikan Kepedulian Lewat Donor Darah
News
Pemkab Madina Raih Predikat Kabupaten Informatif di KI Sumut Award 2026, Atika Jadi Motivasi untuk Berbenah
News
sumut24.co JakartaASUS secara resmi meluncurkan lini laptop kreator profesional terbarunya di pasar Indonesia, yaitu ASUS ProArt P14 dan A
Ekbis
Otak Pelaku Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang Masih Diselidiki Polda Sumut Pelaku Belum Diketahui
News
Pemkab Solok Paparkan Progres R3P Pascabencana, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Percepatan Pemulihan
News