Kamis, 20 Agustus 2026

PUPR Batubara Sembarangan Bangun Jalan Sei Bejangkar, Baru Selesai Sudah Kupak-kapik

Administrator - Rabu, 07 Februari 2018 17:08 WIB
PUPR Batubara Sembarangan Bangun Jalan Sei Bejangkar, Baru Selesai Sudah Kupak-kapik

SEI BALEI I SUMUT24

Baca Juga:

Peningkatan ruas jalan Kecamatan Sei Balei, Batubara menuju Kabupaten Simalungun baru dikerjakan sudah kupak kapik, kualitas dan pematangan lahan dipertanyakan.

Pantauan wartawan di jalan penghubung dua kabupaten ini, Rabu (7/2) pada beberapa titik terlihat retakan-retakan di badan jalan. Sebagian ada tempelan-tempelan baru menghiasi proyek peningkatan jalan di Dinas Pekerjaan Umum senilai Rp 3,244,474.000.

Dian (27) warga yang ditemui juga menyampaikan kekesalannya, pada peningkatan jalan yang kerap dilintasi truk bermuatan berat ini seharusnya kualitas pekerjaan benar – benar diperhatikan.

“Masak baru satu bulan sudah hancur, anggaran besar jadi kesannya sia-sia”, kesal warga.

Proyek yang dilaksanakan oleh PT OIP dengan nomor kontrak 68-PK/PAPBD/ SP/PPK/DPUPR-BB/2017 itu kualitasnya benar-benar dipertanyakan.

“Kalau kualitasnya seperti ini, kita khawatirkan usia jalan baru ini akan berumur pendek, sayanglah dana sebesar itu jika sebentar saja jalannya hancur,” ujar Ketua Gema Batubara J Siahaan.

Dikatakan Siahaan, pihaknya akan melaporkan masalah dugaan volume dan perencanaan proyek ini ke instansi yang berkompeten.

Terkait masalah ini Plt Kadis PUPR Batubara M Yunus saat hendak dikonfirmasi di Kantor Dinas PUPR Batubara di Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh tidak berada dikantor. Sementara dihubungi melalui tiga nomor selulernya 081269300xxx, 081260645xxx dan 081397803xxx tidak aktif.

Menurut salah seorang staf dikantor itu sang pimpinannya sedang keluar. “Bapak sedang keluar, gak tau kemana,” kata staf kantor yang tidak mau menyebutkan namanya.

Begitu juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tidak berada dikantor. Dihubungi melalui selulernya 082360981xxx tidak diangkat.

Sekretaris YPHM Batubara Helmisyam Damanik meminta agar Dinas PUPR dan instansi terkait meninjau ulang proyek yang menghabiskan uang rakyat. Damanik juga meminta penegak Hukum di Batubara mengusut tuntas penggunaan anggaran.

“Kita sangat menyayangkan atas hasil pekerjaan yang tidak berkualitas, karena baru seumur jagung proyek yang menelan anggaran milliar sudah hancur dan tidak bermutu. Jangan-jangan tidak sesuai dengan standart sehingga tidak berkualitas sebagaimana mestinya. “Patut dicurigai pengerjaan itu diduga tidak sesuai dengan standartnya dan patut dipertanyakan,”tukas Damanik. (jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana
Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan
Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak
Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah
Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026
komentar
beritaTerbaru