Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran Ar-Rahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba*
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
Jakarta | SUMUT24
Baca Juga:
- Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran Ar-Rahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba*
- Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Kemensos : Kabupaten Asahan Masuk Daftar Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
- Menagih Janji 2029: Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia
Aksi pemecatan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), oleh pengurus kubu Hotel Ambhara dibalas. Kini giliran kubu Hotel Manhattan yang memecat Sekjen Hanura Sarifuddin Sudding, Senin (15/1).
Kepada wartawan, OSO mengatakan tak menghiraukan pemecatan dirinya dari jabatan ketua umum oleh pengurus Hanura yang menggelar rapat di Hotel Ambhara. Dia menegaskan akan menertibkan setiap orang yang ingin merusak partai.
“Saya tidak perduli apa yang dilakukan oleh sekelompok orang-orang yang kecil yang ingin merusak partai, pasti kita lawan dan kita tertibkan,” katanya di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin (15/1).
Menurutnya, semua langkah yang dilakukannya selama ini hanyalah untuk menguatkan partai. Termasuk langkah dirinya mengatur keuangan partai.
“Ketegasan saya dalam melakukan langkah-langkah terutama organisasi dan keuangan partai itu harus jelas masuk ke dalam partai. Jadi di luar itu, itu tanggung jawab mereka,” sebutnya.
“Kita tidak akan mau bertanggungjawab dan di sini ada bendum (bendahara umum). Kenapa bendum sekarang berfungsi, bendum yang mengatur tentang keuangan dan tahu persis apa-apa yang terjadi dan menertibkan organisasi,†tegasnya.
Terkait pemecatan Sarifuddin Sudding dari posisi Sekjen, hal itu dilakukan terkait marwah partai.
“Kemarin sudah kita putuskan bahwa pergantian Sekjen sudah kita lakukan, karena ini merusak marwah partai. Kalau menurut kita mengadakan pergantian sah-sah saja. Bisa dibekukan secara prosedural. Secara administrasi. Secara organisatoris,†katanya.
Pergantian posisi Sekjen Hanura ini diputuskan pada Minggu (14/1) kemarin. Saat ini jabatan Sekjen diisi oleh Herry L Siregar.
“Karena itu kemarin beliau sudah mengambil keputusan, untuk memberhentikan Sekretaris Jenderal, bapak Sarifuddin Sudding, dan kemudian mengangkat bapak Herry L Siregar, sebagai Sekjen baru. Kemarin sudah diputuskan,†kata Waketum Hanura Gede Pasek Suardika menambahkan.
Menurut Pasek, OSO sebagai ketua umum mempunyai mandat penuh dalam merombak struktur partai. Hal itu ditegaskan dalam Rapimnas Hanura yang digelar di Bali.
Wiranto: Harus Berdasarkan AD/ART
Ketua Dewan Pembina, sekaligus pendiri Partai Hanura Wiranto menyatakan, Oesman Sapta Odang dipilih sebagai ketua umum berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Karena itu, kinerjanya harus berdasarkan AD/ART.
“Pak OSO pun saat jadi Ketua Umum atau ketua Umum Partai Hanura melalui mekanisme yang berdasarkan AD/ART. Sehingga kinerja beliaupun harus berdasarkan AD/ART,” ucap Wiranto, di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (15/1).
Wiranto menuturkan, jika memang ada penyimpangan, maka akan diluruskan oleh Dewan Penasihat, Dewan Pakar, serta Dewan Pembina Partai Hanura.
“Nanti kalau kinerja beliau terjadi penyimpangan, ada sesuatu yang perlu diluruskan. Di sana ada Dewan Penasihat Subagyo Hadi Siswoyo, ada Dewan Pakar. Di sana, Dewan Partai yang mengurusi masalah-masalah internal partai. Di sana ada itu Dewan Pembina yang membina partai supaya partai tetap eksis tidak ada masalah dan sebagainya,” jelas Wiranto.
Karena itu, masih kata pria yang duduk sebagai Menko Polhukam itu, menegaskan, apa yang dibahas para Dewan Partai, tidak akan menjadi konsumsi publik. Semuanya adalah urusan internal partai Hanura.
“Itu hal yang tidak perlu dibincangkan. Karena masalah internal partai,” pungkas Wiranto.
Mosi Tidak Percaya
Wakil Ketua Umum Partai Hanura Wishnu Dewanto menyatakan, salah satu faktor mosi tidak percaya Oesman Sapta Odang atau OSO sebagai ketua umum adalah karena kinerja.
Faktor kinerja yang dimaksud salah satunya, yakni mudahnya memecat pengurus Partai Hanura tanpa mekanisme AD/ART.
“Ada enam yang dipecat tidak sesuai dengan mekanisme. Ada Sumut, Jabar, Jateng, ada Malut. Sumsel belum,” ucap Wishnu di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Senin (15/1).
Menurut Wishnu, jika OSO melakukan penggantian pengurus partai sesuai AD/ART Partai Hanura tentu tidak akan menjadi masalah. Hal tersebut pun diperbolehkan.
“Yang terpenting soal mekanisme yang tak tertata. Boleh saja mengganti, boleh mem-Plt DPD, boleh. Tapi ada mekanismenya rujukan ada di AD/ART seperti itu,” ujarnya. (red)
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
sumut24.co JAKARTA, Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendorong peningkatan akses pendidikan masyarakat mendapat sorotan posi
News
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum
Jakarta Sumut24.coPresiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan dana denda administratif senilai Rp10 triliun serta lahan kawasan hutan
News
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Dalam mutasi terbaru, Irjen Pol
Profil
Jakarta DPR RI menerima sekaligus bersilaturahmi dengan Ketua Umum PB PGRI Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, beserta jajaran pengurus PGR
Politik