Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran Ar-Rahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba*
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
MEDAN|SUMUT24
Baca Juga:
- Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran Ar-Rahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba*
- Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Kemensos : Kabupaten Asahan Masuk Daftar Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
- Menagih Janji 2029: Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia
Edy Rahmayadi yang maju sebagai Cagubsu bersama pasanganya Musa Rajeckshah menyoroti dan menolak dengan tegas soal cagubsu impor yang akan bertarung dalam Pilgubsu di bulan Juni 2018 mendatang.
“Apa tak cukup pemuda Sumut, sampai harus ada impor dari laur, harus dikatakan hebat. Perlu diwaspadai, apakah perlu diterima. Ada apa dengan kita ini,” tegas Cagubsu Edy Rahmayadi, saat menyampaikan keterangan persnya di Rumah Juang ERAMAS, Jalan Kapt. Rivai Medan, Senin (8/1).
Dalam kesempatan itu, Edy yang pada saat itu didampingi Musa Rajeckshah mengajak seluruh masayrakat Sumut khususnya Kota Medan untuk menjadikan Sumut Bermartabat.
“Kita mulai Sumut ini sederhana dalam ucapan, hebat dalam tindakan,” tegasnya.
Edy Rahmayadi juga menuturkan, bahwa saat ini di seluruh Indonesia ERAMAS adalah paslon Cagubsu yang terhebat. Karena didukung 6 partai politik yang besar, dengan jumlah mencapai 60 kursi.
“Orang masih rebutan, dapat 16 kursi kurang 4 kursi. Saya, kalau dibuang 40 masih punya 20 kursi. Masih bisa mendaftar ke KPU,” kata Edy.
Baginya rekomendasi yang diberikan oleh parpol tersebut, adalah sebuah amanah dan tuntutan. Karenanya, harus ditunjukkan Sumut adalah Bermartabat.
Dalam keterangnya saat itu, Edy juga menyampaikan rasa prihatinnya dengan kondisi provinsi Sumatera Utara saat ini yang berada diranking 24 se Indonesia.
“Zaman saya sekolah di SMA dulu, Sumut berada diranking 3. Ini yang harus kita kejar. Dan dampak dari ranking 24 itu, susah makan kita, susah sekolah dan susah segalanya. Kita bersahabat untuk membangun Sumut ini, siapapun kita. Sumut adalah tanggungjawab kita bersama,” tegasnya.
Sumatera Utara terdiri dari 33 Kab/Kota, sambungnya. Saat ini Edy mengatakan akan fokus ke Kota Medan sebagai gambaran Sumut. Menurutnya, dengan kondisi Kota Medan, kita tahu gambaran Sumut seperti apa. Baik dari segi keamanan, narkoba, serta pendidikan yang masih dikatakan cukup prihatin.
Edy Rahmayadi juga menyampaikan, bahwa perlu dilakukannya program khusus untuk wartawan. Seperti mengadakan Rumah Media Centre. Hal ini untuk mengawasi dan memberikan arahan-arahan, agar roda pemerintahan di Sumut ini berjalan pada relnya.
Doa dan Minta Restu
Sebelumnya, usai melakukan pendaftaran di KPU Sumut, didampingi Cawagubsu Musa Rajeckshah serta Ketua parpol pendukungnya, dalam keterangan persnya, Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, bahwa untuk maju sebagai calon dalam pertarungan Pilgubsu yang akan berlangsung di bulan Juni 2018 mendatang, pihaknya tidak punya persipan-persiapan yang khusus.
Setelah mendaftar sebagai pasangan Cagubsu dan Wacagubsu bersama Musa Rajeckshah.
“Persiapan khususnya adalah adalah berdoa, dan minta doa restu kepada seluruh masyarakat Sumut,” kata Edy Rahmayadi dalam temu pers, usai mendaftar ke KPU Sumut, Senin (8/1).
“Yang pasti, kita akan memakmurkan dan mensejahterakan rakyat Sumut,” tambahnya.
Ditanya, siapa paslon Cagubsu terberat menurutnya untuk memperoleh kursi Sumut 1, sambil tersenyum Edy menuturkan, bahwa calon yang terberat itu adalah dirinya dan pasanganya Musa Rajeckshah.
“Yang paling berat itu adalah kami berdua. Karena yang sudah resmi itu adalah kami berdua. Sementara yang lain belum jelas,” katanya.
Melihat waktu pendaftaran yang cukup lama di KPU Sumut, Edy menuturkan bahwa waktu yang lama itu bukan dikarenakan berkas yang disampaikan ke KPU Sumut kurang lengkap. Akan tetapi disebabkan karena mesin foto copynya padam.
“Foto Copynya mati, sehingga menunggu waktu,” ungkapnya.
Dalam keterangnya saat itu, Edy juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Sumut agar tidak lupa berdoa. “Amati betul siapa calonya, pelajari secara objektifitas dan pilihlah pemimpin Sumut yang tepat, menurut rakyat Sumut,” pungkasnya. (W01)
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
sumut24.co JAKARTA, Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendorong peningkatan akses pendidikan masyarakat mendapat sorotan posi
News
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum
Jakarta Sumut24.coPresiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan dana denda administratif senilai Rp10 triliun serta lahan kawasan hutan
News
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Dalam mutasi terbaru, Irjen Pol
Profil
Jakarta DPR RI menerima sekaligus bersilaturahmi dengan Ketua Umum PB PGRI Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, beserta jajaran pengurus PGR
Politik