Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran Ar-Rahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba*
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
Medan | SUMUT24
Baca Juga:
- Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran Ar-Rahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba*
- Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Kemensos : Kabupaten Asahan Masuk Daftar Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
- Menagih Janji 2029: Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia
Jika jumlah pemilih mencapai 40 persen saja dalam Pilgubsu 2018 mendatang, hal itu adalah prestasi. Karena, pada realitasnya banyak persoalan dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Selain itu, besarnya interpensi pusat dalam pencalonan Cagubsu, juga akan mempengaruhinya.
“Pertama, mungkin ditinjau dari persoalan adminsitratif, demikian juga persoalan persoalan tekhnis, serta banyak juga pemilih pemula yang belum dapat pendidikan untuk itu,” kata Pengamat politik USU Dr Warjio kepada SUMUT24, di depan kantor KPU Sumut, Senin (8/1).
Selanjutnya, kata Warjio, adalah persoalan situasional politik. Menurutnya, kita semua tahu bahwa dalam Pilgubsu 2018 ini, interpensi pusat terhadap Provinsi Sumut , khususnya dalam pencalonan partai politik besar sekali.
“Sedemikian banyak calon yang mampu di Sumut, tapi ada droping dari pusat yang kemudian itu adalah seolah oleh menjadi sebuah pemaksaan politik. Dan saya kira hal ini akan mempengaruhi,” terangnya.
Karenanya, kemampuan parpol pengusung calon untuk memberikan keyakinan itu sangat penting, tambahnya. Saat ini, ada apatisme politik. Sehingga, dalam Pilgubsu ini jika para calon, parpol serta KPU tidak bisa meyakinkan pemilih, akan menyebabkan partisipasi pemilih semakin kecil dari Pilgubsu 2013 yang lalu.
Ditanya, apakah melihat pasangan calon yang akan tampil dalam Pilgubsu mendatang akan dapt meningkatkan jumlah pemilih, menanggapi hal ini, Warjio mengatakan, semua itu tergantung bagaimana kemampuan parpol dan tim suksesnya meyakinkan masyarakat memberikan suaranya.
“Isu utama kita di Sumut ini adalah terlampau besar intervensi politik dari pusat terhadap pencalonan yang akan maju menjadi Cagubsu, sehingga hal ini memberikan kekecewaan,” terangnya.
Kalau kita lihat misalnya calon petahana yang kemarin di gadang-gadang maju, ternyata sampai dengan saat ini belum jelas seperti apa kondisinya, dan saya kira ini juga akan menimbulkan hal hal kekecewaan tersendiri kepada pendukungnya.
Ditanya, apakah persaingan antar cakon nantinya akan berpengaruh untuk meningkatkan jumlah pemilih. Hal itu memang sangat diharapkan, jika ukuranya adalah visi dan misi.
“Perlu dicatat, bawha Kota Medan merupakan kawasan yang cukup kritikal terhadap calon yang akan muncul dalam konteks Pilkada. Karena, Kota Medan merupakan kota akses yang internetnya sangat cepat. Sehingga, informasi itu tidak hanya didapatkan dari calonya sendiri atau dari parpo saja. Akan tetapi, mereka bisa menjelajah di dunia maya. Dan itu cukup efektif, karena pengguna dunia maya cukup besar sekali,”terangnya.
Dikatakannya, hal ini adalah kerja besar yang harus dilakukan, bukan hanya parpol saja, tetapi juga dilakukan oleh calon yang telah ditetapkan.
“Sekali lagi, opini yang terbentuk adalah bagaimana kemudian bisa berjalan, dan dalam pelaksanaan Pilkada akan muncul figur yang bisa memberikan rasa nyaman , dan kepercayaan kepada publik. Sehinggga, kemudian masyarakat tidak ragu lagi untuk memilih calonya,” pungkas Warjio.(W01)
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
sumut24.co JAKARTA, Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendorong peningkatan akses pendidikan masyarakat mendapat sorotan posi
News
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum
Jakarta Sumut24.coPresiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan dana denda administratif senilai Rp10 triliun serta lahan kawasan hutan
News
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Dalam mutasi terbaru, Irjen Pol
Profil
Jakarta DPR RI menerima sekaligus bersilaturahmi dengan Ketua Umum PB PGRI Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, beserta jajaran pengurus PGR
Politik