Baca Juga:
MEDAN | SUMUT24
Korban-korban akibat pelemparan batu ke rangkaian PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus terjadi di Sumut, Kamis (6/12). Salah satu rombongan Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Masjid Agung Medan, bernama Yosi menjadi penumpang KA tujuan Medan-Rantauprapat terkena pelemparan batu ke kereta api yang ditumpanginya.
Terkait hal ini, salah satu Anggota DPRD Medan dari Fraksi Hanura, Hendra DS, mengimbau agar PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara untuk terus memperketat keamanan demi kenyamanan para penumpangnya, jangan sampai hal ini terulang kembali.
“Kita malu dengan adanya kejadian ini, karena yang saya dengar kejadian pelemparan ke kereta api ini terus terulang. Ini tentu harus menjadi perhatian pihak PT KAI Divre I Sumatera Utara dan aparat keamanan untuk segera melakukan pengejaran terhadap pelaku pelemparan itu,” ujar Hendra DS yang juga ikut naik kereta api itu bersama rombongan BKM Masjid Agung.
Sebelumnya Hendra DS menerangkan, kejadian ini bermula ketika rombongan BKM ingin berangkat naik kereta api tujuan Medan-Rantauprapat sekira Pukul 07.45 WIB. Dalam perjalanan tersebut, setibanya hampir dekat menuju stasiun, peristiwa pelemparan itu terjadi. Dalam pelemparan tersebut hanya memakan satu korban dengan luka di pelipis mata.
“Jadi kejadiannya tiba-tiba saja, kaca itu pecah dan serpihannya mengenai pelipis mata Yosi yang merupakan salah satu anggota rombongan BKM Masjid Agung Medan,” terangnya.
Akibat kejadian ini, Hendra DS berharap agar masyarakat bisa lebih menjaga keamanan dan ketertibannya di daerah masing-masing. Jangan sampai kejadian ini terulang lagi yang berakibat merugikan orang lain.
Sementara itu, Humas PT KAI Divre I Sumatera Utara, saat ingin dikonfirmasi terkait kejadian ini via telpon tak ada jawaban, bahkan hp-nya dalam kondisi tak aktif. (W07)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News