Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
kota
JAKARTA | SUMUT24
Baca Juga:
Ketua tim pengacara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Kapitra Ampera, mengungkap sejumlah alasan mengapa pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab pulang ke Indonesia. Kapitra mengaku sudah berkomunikasi dengan Rizieq melalui pesan elektronik. Kapitra menyarankan agar Rizieq kembali ke tanah air atas sejumlah pertimbangan.
Menurut dia, kehadiran Rizieq Shihab di acara reuni Alumni 212 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (2/12) mendatang, untuk konsolidasi umat.
Aksi 2 Desember merupakan demo besar-besaran yang diikuti berbagai ormas Islam untuk menurunkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) setelah yang bersangkutan diduga menistakan agama. “Menyatukan friksi-friksi di ormas-ormas Islam ini. Khususnya untuk Pilkada dan Pilpres,” ujar Kapitra, Senin (27/11).
Selain untuk menyolidkan umat islam, kata dia, alasan lainnya karena umat islam di Indonesia membutuhkan peran dan sosok Rizieq. “Untuk rajut hubungan kebangsaan sesama warga negara diperlukan ketokohan, dibutuhkan peran habib untuk itu,” kata Kapitra.
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan itu, Kapitra yakin para pemegang kekuasaan tidak akan menangkap Rizieq saat berada di Indonesia. Dalam kesempatan itu, dia mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak.
Komunikasi dilakukan, agar polisi tak akan menangkap Rizieq. Apabila polisi menangkap Rizieq, kata dia ada gejolak sosial di masyarakat.
“Itu sudah saya komunikasikan dengan semua pihak. Pasti bergolak. Pasti terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Akan terjadi instabilitas politik, dan sosial. Saya pikir nggak (tidak ditangkap,-red). Saya sudah komunikasi dengan semua,” tambahnya.
Sebelumnya, Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, menjadwalkan kepulangan ke Indonesia. Selama ini, Rizieq, masih berada di Arab Saudi. Jika tak ada aral melintang, kemungkinan Rizieq pulang dari Arab Saudi pada 30 November atau 1 Desember. Rencananya, dia akan pulang ke tanah air untuk menghadiri reuni akbar alumni 212 di lapangan Monas.
Sampai saat ini, Rizieq masih berada di Arab Saudi. Dia belum pulang ke tanah air. Informasi kepulangan Rizieq Shihab itu disampaikan oleh penasehat hukum, Kapitra Ampera. Kapitra menyebut kliennya akan pulang dalam waktu dekat.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka kepada imam besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab. Rizieq ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan percakapan konten pornografi di situs ‘baladacintarizieq’. (red)
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
kota
Tim Gabungan BNNPSUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
kota
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
kota
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
kota
Dini Hari Mencekam! Rumah Warga di Padangsidimpuan Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
kota
Penuh Haru dan Kebersamaan, Ribuan Anak Yatim Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ketua Golkar Tapsel H Rahmat Nasution
kota
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News
Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusant
kota
Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
kota